Tidak Dirawat, Banyak Bunga di Kota Borong Mati - FloresPos Net

Tidak Dirawat, Banyak Bunga di Kota Borong Mati

- Jurnalis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 08:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Aneka tanaman hias yang ditanam di sepanjang jalur jalan  utama menuju Kantor Bupati Manggarai Timur banyak yang mati karena tidak disirami air selama musim kemarau yang melanda Kota Borong.

Pantauan Florespos.net, Senin (30/10/2023) di sepanjang jalur utama dari Kampung Kembur menuju Kantor Bupati Manggarai Timur di Lehong, terlihat banyak bunga yang mengering, layu  dan mati.

Robert Kristian, warga yang ditemui di jalur tersebut mengatakan, pemerintah terkesan membiarkan bunga di sepanjang jalur tersebut mati.

Baca Juga :  Pekan Imunisasi Nasional Polio, Manggarai Timur Target 38.972 Anak

“Saat ini musim kemarau sangat panjang dan sudah lama pohon tidak disirami air, akibatnya banyak yang layu hingga mati,” katanya.

Robert mengatakan, di beberapa titik bisa ditemukan tanaman dengan kondisi memprihatinkan, bunga tidak diatur dengan baik, ada yang mati, namun tidak diganti dengan menam yang baru.

Pemerintah sudah membangun dengan median yang berfungsi untuk menanam, namun tanaman tidak dirawat dengan baik. Dia juga berharap dinas teknis segera menyiram tanaman tersebut sebelum semuanya mati.

Baca Juga :  Longsor di Desa Goreng Meni-- Dua Orang Diinfomasikan Tertimbun Tanah

“Kasian ada begitu banyak tanaman mati karena tidak disiram,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kasmir Aryanto Dalis yang dihubungi Florespos.net mengatakan, tanaman banyak yang mati akibat kemarau terlalu lama bahkan hingga saat ini kota Borong belum turun hujan.

Selain itu, dana yang dimiliki Dinas DLH Manggarai Timur sendiri sangat terbatas. Pihaknya berusaha menyelamatkan tanaman bunga yang masih ada agar terus bertahan hidup hingga musim hujan tiba.*

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA