Ketua DPRD Mabar dan Wakil Ketua Beda Pandangan Soal Pembatalan Penetapan APBD Perubahan - FloresPos Net

Ketua DPRD Mabar dan Wakil Ketua Beda Pandangan Soal Pembatalan Penetapan APBD Perubahan

- Jurnalis

Senin, 30 Oktober 2023 - 12:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Martinus Mitar dan Wakil Ketua Marselinus Jeramun berbeda pandangan soal dampak batal ditetapkannya Perda APBD Perubahan (APBD-P) Mabar 2023, seperti diwartakan media ini sebelumnya.

Kedua petinggi DPRD Mabar tersebut mengungkapkan itu menanggapi media ini secara terpisah di Labuan Bajo belum lama berselang.

Menurut Jeramun, pembatalan penetapan APBD-P akan berdampak pada anggaran. Banyak kegiatan bakal tidak bisa dilaksanakan karena anggaran terbatas.

Baca Juga :  Sampah Sumbang Rp. 3,1 Miliar--PAD Dinas Lingkungan Hidup Manggarai Barat Lampaui Target

Kegiatan yang batal laksana  antara lain terkait aspirasi atau pokok pikiran (Pokir) DPRD Mabar, karena keuangan daerah terbatas, walau ada regulasi tentang itu, ujar Jeramun.

Namun menurut Mitar, pembatalan penetapan APBD-P Mabar 2023 tidak berefek, karena yang terjadi hanya pergeseran saja.

Baca Juga :  Anak Muda dan Pelajar Nagekeo Diajak Bijak Bermedia Sosial

Anggaran yang ada hanya untuk dua hal, yaitu penanganan kemiskinan ekstrim dan kegiatan yang bersifat urgen, mendesak.

Sehubungan dengan ini, dasar hukum pelaksanaannya hanya dengan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Mabar.

Pemkab Mabar perlu mencermati kriteria terkait kemiskinan ekstrim dan hal-hal urgen/mendesak lainnya, kata Mitar. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis
Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik
WALHI NTT Minta Pemerintah dan APH Usut Tuntas Dugaan Peredaran Kayu Sonokeling Ilegal di TTU
Mensos RI Puji Antusias Masyarakat Ende Ikut Upacara Peringatan Harla Pancasila
Harla Pancasila jadi Momentum untuk Perkuat Komitmen Kebangsaan Ditengah Tantangan Zaman
BPOLBF Promosikan Desa Wisata Berkelanjutan Flores di The Meru Eco Tourism Week 2026
Sinergitas Pusat dan Daerah Kunci Keberhasilan Ketahanan Pangan di Manggarai Barat
Pancasila Jangkar Moral Dalam Menghadapi Turbulensi Global
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WITA

WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis

Senin, 1 Juni 2026 - 18:52 WITA

Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 18:38 WITA

WALHI NTT Minta Pemerintah dan APH Usut Tuntas Dugaan Peredaran Kayu Sonokeling Ilegal di TTU

Senin, 1 Juni 2026 - 17:12 WITA

Mensos RI Puji Antusias Masyarakat Ende Ikut Upacara Peringatan Harla Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 14:56 WITA

BPOLBF Promosikan Desa Wisata Berkelanjutan Flores di The Meru Eco Tourism Week 2026

Berita Terbaru

Opini

Ende, Soekarno, dan Momen Lahirnya Pancasila

Senin, 1 Jun 2026 - 20:20 WITA