Perumda Tirta Komodo Manggarai Kerja Ekstra Perbaiki Pipa Bocor - FloresPos Net

Perumda Tirta Komodo Manggarai Kerja Ekstra Perbaiki Pipa Bocor

- Jurnalis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pelayanan Perumda Tirta Komodo Manggarai, NTT, harus prima agar kebutuhan pelanggan terpenuhi secara baik, termasuk merespon cepat ketika ada masalah pipa bocor.

Respons cepat berupa perbaikan dilakukan begitu diketahui atau dilaporkan masyarakat adanya pipa bocor agar pelayanan air kembali normal.

Menurut Kabag Teknik Perumda Tirta Komodo Manggarai, Wily Jeneo yang ditemui wartawan, Rabu (17/10/2023), bagian dari pekerjaannya adalah memperbaiki pipa bocor pada jaringan perpipaan baik dalam maupun luar kota.

“Kalau ada laporan atau kita tahu, responsnya harus cepat agar gangguan pelayanan air tidak terlalu lama,”ujar Kabag Wily mewakili Direktur Marsel Sudirman.

Perbaikan pipa bocor memang tidak mengenal waktu baik siang maupun malam. Kerja ekstra memang harus dijalani sebagian dari pelayanan prima untuk masyarakat.

Baca Juga :  PT. PAF Genjot Jiwa Entrepreneur Kalangan Mahasiswa Unika Ruteng

Dikatakan, adanya pipa bocor memang berpengaruh pada pelayanan air pada satu wilayah. Air tidak mengalir dengan baik dan malah macet sama sekali.

Kalau demikian, sudah pasti pelayanan air terganggu. Keinginannya yang terganggu itu tidak boleh terlalu lama. Makanya jika ada soal langsung ditangani.

Ditanya mengapa banyak sekali pipa bocor, Kabag Wily Jeneo mengatakan, banyak faktor di antaranya seperti usia pipa, kondisi alam yang mudah longsor, dan tidak sengaja terkena ban kendaraan atau alat berat lainnya.

Tetapi, ada satu yang berbahaya adalah ulah manusia yang sengaja merusakkan pipa.

“Bukan ulah manusia yang baik sengaja kasih rusak pipa. Akibat perbuatan itu, banyak orang jadi korban tidak mendapatkan air,” katanya.

Baca Juga :  Manfaat Belimbing Wuluh, Baik untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah

Sedangkan Flori Sabi dari Satuan Pengawasan Internal mengatakan, dari temuan di lapangan, cukup banyak pipa yang sengaja dirusakkan. Temuan itu baik dalam kota maupun jaringan pipa dari sumber air.

“Tugas kita yang rusak diperbaiki. Tetapi, kita tetap imbau siapapun agar tidak boleh sengaja merusak karena akibatnya buruk sekali untuk pelanggan,” katanya.

Kebocoran pipa, demikian Flori Sabi, berpengaruh pada pelayanan air yang kurang maksimal juga. Dan, situasinya kian buruk dengan pasokan air yang pas-pasan akibat debit air turun selama musim kemarau sekarang ini. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WITA

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Berita Terbaru

Opini

Mencari Wajah Tuhan di Antara Puing

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:30 WITA