Oleh: Adrian Pantur
LUAR biasa. Mungkin itulah, dua kata yang tepat, untuk menggambarkan semangat, mahasiswi program studi (Prodi) pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Universitas Katholik Indonesia (UNIKA) Santo Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur, Maria Pricilia Jehadu (19) tahun.
Bagaimana tidak, hanya berselang sehari usai mendapatkan bimbingan lisan tentang ilmu marketing digital dari beberapa staf marketing PT Panorama Alam Flores (PAF) yang sedang membuka pendaftaran kompetisi “marketing digital” bagi kalangan mahasiswa/i UNIKA St Paulus Ruteng, putri bungsu dari empat (04) bersaudara, penyuka nyanyi itu, langsung beraksi dan mampu menjual tiga produk Trujiva melalui platform TikTok miliknya.
Maria Pricilia Jehadun, sendiri dalam pernyataannya kepada wartawan Jumat petang mengaku sangat tertarik bergabung menjadi peserta kuliah umum tentang marketing digital, lantaran ingin belajar banyak tentang bisnis digital.
“Saya mendaftar Kamis siang lantaran tertarik usai mendapat penjelasan dari pak Adrian, soal beberapa keuntungan yang diperoleh para peserta kuliah umum marketing digital, ketika kami sedang duduk santai di lobby kampus,” ungkap anak pasangan Yoseph Jehadu dan Hermina Agat, itu.
Dikatakan Pricilia, selama ini dirinya berselancar di dunia media sosial seperti TikTok dan lainnya hanya untuk bersantai ria tanpa menyadari bahwa bermedia sosial sesungguhnya bisa mendatangkan Rupiah, jika pandai dan bijak dalam memanfaatkannya.
“Usai mendaftar menjadi peserta kuliah umum tentang marketing digital, bermodal ilmu marketing pra kompetisi, saya meng-upload produk Trujiva ke akun TikTok, dan berhasil menggaet konsumen yang memesan tiga produk Trujiva,” kenang Pricilia, sambil tersenyum riang.
Disampaikannya, selain ingin belajar banyak tentang sistem bisnis era digital, dirinya pun berniat menjajal kemampuannya dalam berkompetisi bersama 500 rekan mahasiswa/i se-UNIKA, guna menggapai beasiswa 15 Juta Rupiah per-orang untuk tiga pemenang.
“Sebenarnya sich pak, ini kesempatan bagi saya dan teman-teman mahasiswa/i UNIKA St Paulus Ruteng, menjajal kemampuan berbisnis melalui media sosial. Selama ini saya berselancar di media sosial hanya untuk melepas kepenatan, tanpa berpikir lebih bijak, bahwa sesungguhnya bermedia sosial, bisa juga mendatangkan Rupiah.
Nah, usai mendapat presentasi tentang produk Trujiva berikut asas manfaat mengikuti kegiatan sebagaimana pemaparan pak Adrian dari PT PAF, saya tertantang untuk mencoba dan tenyata berhasil. Do’a-kan ya pak,” ucap Pricilia sambil meminta support dari awak media yang mewawancarainya, Jumat sore.
Public Relations PT Panorama Alam Flores (PAF), Adrian Pantur, Jumat 07 November 2025 petang, kepada wartawan menjelaskan, langkah Maria Pricilia yang berhasil menjual tiga produk Trujiva dalam sehari, patut diapresiasi dan sejatinya menjadi pemantik yang menyulutkan semangat serupa pada setiap mahasiswa/i UNIKA untuk melakukan hal serupa.
“Saya bangga dan mengapresiasi, jiwa entrepreneur Maria Pricilia. Ini luar biasa, karena Pricilia baru mendaftar menjadi peserta yang akan mengikuti program mata kuliah umum, marketing digital pada 11 November mendatang, telah berhasil menjual produk Trujiva, hanya bermodal ilmu marketing pra kompetisi, yang didapatnya secara lisan dari staf marketing PT PAF, tatkala Maria Pricilia bersama rekannya, mendaftar menjadi peserta kompetisi, kamis 06 November 2025,” ujar mantan wartawan SCTV/INDOSIAR itu.
Adrian Pantur, menambahkan PT Panorama Alam Flores berkolaborasi dengan unika St Paulus Ruteng sebagai salah satu lembaga pendidikan Katholik terbesar di daratan Flores, untuk menggali serta memupuk jiwa entrepreneur di kalangan mahasiswa/i UNIKA, sejak dini, melalui pemberian materi kuliah umum, marketing digital yang akan dibawakan Direktur Utama (Dirut) PT PAF, Selvianus Sendo, AMd, SE, MM, bagi 500 peserta offline dan terbuka tidak terbatas jumlahnya bagi mahasiswa/i yang mengikuti kuliah umum secara on-line.
Untuk menggapai harapan sebagaimana tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) antara PT PAF dan pihak UNIKA St Paulus Ruteng, terhitung sejak Kamis 06 November 2025 berlokasi di lobby kampus gedung utama timur (GUT) UNIKA, dibuka pendaftaran secara off-line sekaligus sebagai ajang edukasi bagi calon peserta pra kompetisi.
Mantan Penyiar Radio Menara FM Denpasar Bali itu menguraikan, untuk bisa menjadi peserta kuliah umum dan kompetisi meraih beasiswa 15 Juta perorang, para mahasiswa/i mesti memiliki platform TikTok Shop dengan minimal 1.000 follower.
Kedua selama masa kompetisi yang berlangsung selama sebulan penuh, mulai dari 11 November 2025 hingga 11 Desember 2025, para peserta kompetisi, wajib menjual produk Trujiva milik pihak pertama (PT PAF) minimal 30 item produk.
Sebagai bonusnya kata Adrian, setiap produk Trujiva yang terjual melalui tautan atau keranjang kuning di TikTok Shop milik peserta, para influencer (Mahasiswa/i) berhak atas pendapatan afiliasi (afiliate income) berkisaran antara Rp 7.000 hingga Rp 15.000 per-item produk Trujiva.
Dibagian akhir kegiatan jelas mantan kontributor Metro TV itu, tiga (03) influencer terbaik yang berhasil menjual melalui tautan alias keranjang kuning Tiktok Shop, berhak atas beasiswa senilai Rp 15 Juta perorang untuk tiga pemenang juga akan diangkat menjadi tenaga pemasaran di PT PAF, secara otomatis, tanpa mesti meninggalkan bangku kuliah.
Karena itu pihaknya mendorong para mahasiswa/i UNIKA Ruteng untuk segera mendaftar menjadi peserta kompetisi, hingga berpeluang menjadi pemenang beasiswa Rp 15 Juta.
Disisi lain, Rektor UNIKA St Paulus Ruteng, DR Agustinus Manfred Habur, Lic.Teol, dalam dialog dengan pihak PT PAF, belum lama ini, mengapresiasi serta menyambut baik kerja sama yang digagas Dirut PT PAF, Selvianus Sendo, SE, MM.
“Ini peluang bagus yang mesti kita (UNIKA) St Paulus Ruteng, sambut baik, mengingat tiga (03) peran perguruan tinggi, seperti lembaga edukasi, penelitian dan pengabdian,” ulas mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Keuskupan Ruteng itu. *
Penulis adalah Public Relations (PR) PT PAF
Editor : Wall Abulat













