Kurangi Beban Orang Tua Murid, Ini yang Dilakukan Pemda Nagekeo - FloresPos Net

Kurangi Beban Orang Tua Murid, Ini yang Dilakukan Pemda Nagekeo

- Jurnalis

Senin, 16 Oktober 2023 - 17:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net – Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do meresmikan dua Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Kecamatan Mauponggo, Senin (16/10/2023). Dua TK yang diresmikan Bupati Don Bosco masing-masing TK Negeri Ledho di Desa Sawu dan TK Negeri St. Martinus Kolilewa di Desa Ua.

Di TK Negeri Ledho rombongan Bupati tiba sekitar pukul 11:00 Wita disambut tarian dan sapaan adat yang dibawakan siswa-siswi TK Ledho. Sementara itu di TK Kolilewa Bupati didampingi Kepala Dinas P dan K Kabupaten Nagekeo, Venantius Minggu dan Camat disambut atraksi drum band oleh sejumlah siswa TK. Hadir dalam acara peresmian tersebut Forkompimcam, tokoh masyarakat, guru dan orang tua wali.

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do dalam sambutannya menyampaikan bahwa lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK, SD dan SMP merupakan kewajiban yang diurus Pemerintah Kabupaten. Akan tetapi bukan berarti menghilangkan tanggung jawab guru dan orang tua wali dalam mengurusi anak didik dengan baik demi menggapai cita-cita di masa depan.

“Dengan pemerintah mengambil alih ini mengurangi beban orang tua. Kita akan menambah sarana fasilitas belajar seperti perpustakaan ke depannya,” ungkap Bupati.

Peresmian kedua TK Negeri itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan Sertifikat tanah oleh Bupati. Dengan dialihkannya status menjadi TK Negeri, Bupati berharap agar mutu dan kualitas anak didik sebelum masuk ke SD benar-benar diperhatikan baik guru maupun orang tua.

Baca Juga :  Diduga Meninggal Akibat Kekerasan, Keluarga Korban Laka Lantas Towak Desak Polres Nagekeo Lakukan Otopsi

“Mereka harus bisa menikmati fasilitas pendidikan di tingkat PAUD dan TK dengan baik, mari kita dampingi mereka agar fasilitas yang ada ini bisa menjadi lingkungan yang belajar yang nyaman bagi mereka,” pesan Bupati Don.

Bupati berpesan agar Orang tua siswa fokus pada nutrisi, pakaian dan juga tata ruang kamar anak di rumah. Jangan sampai tata ruangan di rumah yang menjadi  nomor satu di kamar tamu, sebaliknya, ruang anak kita abaikan.

Dengan kita menyiapkan fasilitas yang bagus di rumah anak juga bisa nyaman untuk bisa belajar dengan nyaman.

“Kecenderungan anak itu juga membutuhkan teritori di mana mereka merasa nyaman berada. Kalau dia merasa nyaman di rumah akan akan betah di rumah, kalau tidak betah anak pasti akan keluar cari tempat yang nyaman dia berada,” ungkap Don Bosco.

Para guru diharapkan senantiasa memperhatikan kualitas sebagai pendidik yang memilik standar kualifikasi sehingga bisa menghasilkan anak didik yang mampu bersaing di masa depan.

“Tidak ada orang tua yang rela anaknya dididik guru yang tidak memenuhi kualifikasi, belajar baik-baik harus bisa pantas menjadi guru di tingkat SD dan PAUD,” pesan Don Bosco.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat, Ombudsman NTT Sidak Samsat TTS

Pemerintah Kabupaten Nagekeo terutama Bupati fokus memperhatikan peningkatan kualitas dunia pendidikan terutama pendidikan tingkat dasar. Karena itu, Bupati berharap kolaborasi kerjasama mulai baik dari lembaga pendidikan maupun pemerintah desa agar bersama-sama berjibaku membangun soliditas peningkatan mutu pendidikan.

“Kita fokus pada tantangan ke depan jangan melihat ke belakang, usahakan kita fokus ke depan. Kita didik anak kita agar kompetitif masuk dunia kerja dan mampu bersaing,” ujar Bupati.

Terpisah orang tua wali dan masyarakat Ledho, Ketua Panitia peresmian TK Ledho, Gabriel Lipu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo atas perhatian dan kerjasamanya sehingga TK Negeri Ledho dialihkan dari status yang sebelumnya swasta menjadi TK Negeri.

Gabriel menjelaskan, TK Ledho didirikan sejak tahun 2015 menjawabi kerinduan masyarakat di dua Dusun akan kehadiran sebuah lembaga pendidikan anak usia dini. TK tersebut didirikan atas partisipasi swadaya masyarakat dan juga alokasi anggaran melalui Dana Desa.

Sementara itu Ketua Panitia peresmian TK Kolilewa Benyamin Meo menyampaikan secara historis TK Kolilewa didirikan sejak tahun 2009. Dalam perjalanannya berkembang dari waktu ke waktu dengan swadaya masyarakat yang mana sejak awal berdiri aktifitas belajar mengajar dilaksanakan menggunakan salah satu ruangan SDK Doki hingga pada akhirnya menggunakan ruang dan fasilitas sendiri sampai hari ini. *

Penulis:Arkadius Togo/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata
Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja
Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal
Spendu Bajawa Raih Dua Piala Bergilir Voly Putri Jadi Piala Tetap,Veren: Dipersembahkan untuk Kepala Sekolah
Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains
Ombudsman Tegaskan Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:13 WITA

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 April 2026 - 19:34 WITA

Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan

Kamis, 30 April 2026 - 19:31 WITA

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 April 2026 - 15:54 WITA

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

Kamis, 30 April 2026 - 12:27 WITA

Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:31 WITA