Kemarau Panjang Melanda NTT, Produksi Air Baku di Manggarai Timur Menurun - FloresPos Net

Kemarau Panjang Melanda NTT, Produksi Air Baku di Manggarai Timur Menurun

- Jurnalis

Jumat, 6 Oktober 2023 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG FLORESPOS.net-Produksi air baku di Kabupaten Manggarai Timur terus menurun, akibat kemarau panjang yang melanda NTT.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD SPAM) Manggarai Timur, Fransiskus Yun Aga mengatakan produksi air baku di UPTD SPAM mengalami penurunan.

“Akibatnya, pembagian air dari UPTD SPAM Manggarai Timur ke pelangan sedikit terganggu,” kata dia, di Borong, Jumat (6/10/2020).

Dia mengatakan, wilayah Borong, produksi masih aman, hanya sedikit masalah pengambilan liar pada pipa transmisi yang bersumber dari Danau Rana Mese.

Beberapa warga mengambil secara liar pada pipa transmisi dari kampung Golo Nderu, Desa Compang Kantar, Kecamatan Rana Mese menuju kampung Jengok, Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong.

Demikian juga di wilayah Desa Wae Ngori, Kecamatan Rana Mese, kata dia, pengambilan air untuk mengairi lahan sawah.

Selain itu, pada jalur Golo Nderu-Jengok, ada 15 titik yang diambil liar dengan cara pipa di lubang.

Baca Juga :  Kandas Verifikasi Calon Independen, LaZkar Ribu Ratu Optimis Tembus Pilkada Flores Timur Melalui Partai Politik

Jalur Comu ke Kali Wae Laku, Desa Wae Ngori, ada dua titik. Pengambilan liar ini, berdampak penurunan debit untuk SR wilayah Jengok dan Mondo.

Untuk wilayah Sambi Rampas khusus wilayah Pota pelayanan tidak maksimal karena sumber air Wae Tabar debitnya menurun.

Begitu juga di Lamba Leda Timur. Kapasitas air baku juga terjadi pada sumber Rana Poja di wilayah Kecamatan Lamba Leda Timur.

Debit air di wilayah itu terdata hanya mengalir 10 liter per detik. Terjadi penurunan yang cukup drastis yang mencapai 3,5 liter per detik.

“Dengan demikian, pelayanan untuk wilayah Bea Muring, dan sekitarnya tetap diberikan namun dengan kondisi terjadwal atau bergilir,” katanya.

Penurunan debit juga terjadi pada dua sumber mata air lainnya di wilayah Wukir, Kecamatan Elar Selatan.

Baca Juga :  Dokter Maria Dilantik Jadi Direktur RS Pratama Watu Nggong

Sebagaimana penjelasan Frans Aga, bahwa dua sumber air yang menjadi andalan, yakni sumber Lando Manuk dan Liang Kalo untuk saat ini tak bisa diandalkan.

Untuk dua sumber mata air itu, hanya mampu dengan kapasitas 9 liter per detik dari sebelumnya 13 liter per detik.

Namun karena dengan kondisi jumlah SR yang ada di wilayah tesebut masih bisa untuk dilayani 24 jam.

Frans Aga melanjutkan, fenomena yang sama juga terjadi di Mukun, Kecamatan Kota Komba Utara.

Produksi air baku di wilayah ini hanya 1,5 liter per detik dari normalnya 7 liter per detik. Dampaknya, dilakukan pelayanan bergilir kepada pelanggan.

Sementara beberapa wilayah yang terganggu pipa bocor langsung diperbaiki, dan juga melakukan pelayanan kepada pelanggan secara bergilir. *

Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA