Bumi Makin Panas, Orang Muda dan Anak-Anak Paroki Onekore Mewarnai Bumi Ende - FloresPos Net

Bumi Makin Panas, Orang Muda dan Anak-Anak Paroki Onekore Mewarnai Bumi Ende

- Jurnalis

Senin, 2 Oktober 2023 - 11:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net – Generasi muda dan anak-anak  Kabupaten Ende mewarnai bumi dengan menanam aneka tanaman di halaman rumah  dan lingkungan sekitar di wilayah lingkungan Paroki Santo Yosef  Onekore sejak Agustus hingga September 2023. Generasi muda dan anak-anak yang peduli lingkungan ini tergabung dalam wadah Orang Muda Katolik dan JPA Sekami Paroki Santo Yosef Onekore.

“Jangan membayangkan lomba Mewarnai Bumi ini adalah menuangkan cat atau menggoreskan tinta berwarna di atas selembar kertas. Lomba Mewarnai Bumi di Paroki Onekore berbeda dengan lomba-lomba lain yang dilakukan selama ini. Orang muda dan  anak-anak Paroki Onekore Mewarnai Bumi dengan langsung menanam aneka tanaman. Mulai dari sayuran, buah, bunga dan pepohonan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.  Lomba Mewarnai Bumi tmbuh dari kesadaran bersama tentang keadaan bumi kita yang makin panas saat ini. Kondisi muka bumi yang makin panas dan gersang akibat makin berkurangnya pepohonan di sekitar kita. OMK dan JPA-Sekami ingin menyelamatkan bumi dari anek bencana yang saat ini sedang melanda” ibu kita” sang bumi yang makin kuning, panas dan gersang,” kata Pastor Paroki Oenkore, Pater  Krispinianus Lado, SVD, Minggu (1/10/2023) di Aula Paroki Onekore.

Pernyataan tersebut disampaikan Pater Pian Lado ketika membuka acara penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Mewarnai Bumi antar OMK dan JPA-Sekami  Paroki Santo Yosef Onekore.

Pater Pian Lado, SVD mengatakan, perlombaan Mewarnai Bumi merupakan program kerja DPP Paroki Onekore Rumpun Pemberdayaan Masyarakar melalui  Seksi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Paroki Santo Yosef  Onekore.

Pater Pian Lado memberikab penghargaan yang tinggi terhadap kegiatan yang dikoordinasika oleh Ketua Rumpub Pemberdayaan, Yoseph Woge bersama Ketua KPKC Paroki Onekore, Kasimirus Bara Bheri serta semua pihak yang terlibat di dalamnya.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini dan memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya. Ini merupakan bagian dari upaya umat di paroki menyelamatkan bumi yang saat ini makin rusak ,” kata Pter Pian Lado.

Baca Juga :  Flores Timur Dapat Alokasi Anggaran Bangun RS Solor dan Perpustakaan Daerah

Ketua panitia Lomba Mewarai Bumi Paroki Onekore, Herlina Timugale dalam laporan yang dibacakan Sekretaris Juri Lomba, Yoseph Kota mengatakan, Lomba Mewarnai Bumi lingkup Paroki Onekore dimulai sejakAgustus hingga September 2023. Peserta lomba merupakan OMK dan JPA-Sekami dari 20 lingkungan dan 80 KUB di Paroki Onekore. Namun  setelah dilakukan proses yang terlibat penuh 17  OMK lingkungan dan JPA Sekami.

Dewan juri lomba  Mewarnai Bumi berjumlah 9 orang, dari unsur DPP 7 orang dan mitra yang memiliki kompetensi  di bidang pertanian Hortikultura yakni, Romo Domi Wawo dan Br, Dominggus. Penilaian dilakukan pada 28-30 September 2023.

Para peserta lomba Mewarnai Bumi pose bersama pastor Paroki, DPP, dewan juri, dan Panitia Lomba Mewarnai Bumi di aula Paroki Onekore, Minggu (1/10/2023).

Setelah melakukan proses penilaian, dewan juri memutuskan juara untuk masing-masing katagori pada kegiatan ini yakni, juara 1 untuk katagori OMK, adalah OMK dari Lingkungan 11, juara 2, OMK Lingkungan 9, dan juara 3 diraih OMK Lingkungan 17.

Sementara untuk katagori  JPA Sekami, juara pertama diraih JPA Se-kami Lingkungan 2, juara 2, JPA-Sekami Lingkungan 19, dan Juara 3 JPA-Sekami Lingkungan 14. Para juara mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Paroki Pelopor

Ketua dewan juri lomba Mewarnai Bumi  Paroki  Santo Yosef Onekore, Romo Domi Wawo memberikan penghargaan yang tinggi terhadap prakarsa Pastor Paroki bersama DPP Paroki Onekore yang menggelar lomba mewarnai bumi. Menurut Romo Domi Wawo, Paroki  Onekore merupakan paroki pertama yang memberikan perhatian serius terhadap lingkungan hidup dengan melibatkan orang muda dan anak-anak JPA-Sekami.

“Selama 26 tahun saya (Romo Domi) menjadi Imam baru pertama kali ada lomba ekologi “Mewarnai Bumi” seperti dilakukan OMK dan JPA-Sekami Paroki Onekore. Ini sebuah terobosan luar biasa dalam rangka menyelamatkan bumi dari berbagai bencana alam. Bumi yang makin tua dan dirusak oleh berbagai kegiatan manusia mesti diselamatkan dari krisis air, panas, banjir serta bencana ekologi lainnya. Saya bangga karena yang terlibat dalam lomba ini adalah anak-anak dan orang muda. Mereka-mereka inilah yang menjadi pemilik masa depan bumi kita. Hal ini mesti terus dilakukan dari tahun ke tahun dengan melibatkan makin banyak orang,” kata Romo Domi Wawo.

Baca Juga :  Siswa-Siswi SDK Ende 3 Jadi Paskibra Saat Hardiknas

Bagian dari Perutusan

Ketua rumpun pemberdayaan masyarakat DPP Paroki Onekore, Yospeh Woge mengatakan, tugas melestarikan alam dan menyelamatkan bumi dari kerusakan merupakan bagian dari karya pewartaan dan perutusan bagi umat. Untuk itu Yoseph Woge berharap para peserta terus berkarya di rumah masing-masing dan tidak hanya untuk kegiatan lomba saja.

“Kegiatan tanam-menanam menghijaukan pekarangan rumah dan lingkungan sekitar mesti menjadi budaya hidup kita. Kegiatan tanam-menanam aneka pohon, bunga dan hortikultura dengan berbagai media tanam ini mesti dilakukan secara rutin. Kegiatan  tanam-menanam jangan dilakukan hanya pada saat ada perlombaan.Lakukan kegiatan ini setiap hari,”kata Yoseph Woge.

Hal senada disampaikan Ketua KPKC   DPP Paroki Santo Yoseph Onekore, Kasimirus Bhara Beri. Kasimirus mengatakan, Lomba Mewarnai Bumi lahir dari kenyataan yang dihadapi masyarakat dunia tentang kemarau berkepanjangan, el nino, banjir bandang, krisis air hingga krisis pangan di berbagai negara yang menelan ribuan korban jiwa. Ada juga bencana suhu panasa yang melanda berbagai negara dan merenggut nyawa manusia. Semua ini menunjukkan bahwa Bumi kita saat ini dalam darurat bencana.

“Untuk itulah, DPP Paroki didukung pastor paroki dan pastor rekan menginisiasi perlombaan Mewarnai Bumi  dengan menanam aneka tanaman di mulai dari rumah sendiri. Panitia melibatkan anak muda karena merekalah pemegang estafet kehidupan di masa depan,” kata Kasimirus.

Kegiatan ini diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan bagi para pemenang Lomba Mewarnai Bumi. *

Penulis:Anton Harus/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA