ENDE, FLORESPOS.net-Perum Bulog Kantor Cabang Ende akhirnya memutuskan mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat khususnya 25.529 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Ende.
Kepala Bulog Cabang Ende, Pieter E. Dehaan kepada Florespos.net, Rabu (20/9/2023) siang mengatakan penyaluran bantuan pangan yang semulanya direncanakan dilakukan pada pekan depan akhirnya dipercepat karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta kejar target.
“Kita percepat dan majukan jadwalnya hari ini (Rabu 20/9/2023) karena dibutuhkan masyarakat dan kejar target harus selesai diakhir bulan September,” katanya.
Dikatakannya pada penyaluran hari pertama Bulog Ende bersama Dinas Ketahanan Pangan Ende dan transporter dari PT. Pos Indonesia akan menyalurkan ke Kecamatan Ende Tengah, Ende Timur, Ende Selatan, Kelimutu, Detusoko dan Ndona.
Diberitakan sebelumnya di media ini, Kepala Bulog Ende mengatakan bantuan pangan ini merupakan bantuan dari pemerintah kepada masyarakat.
Pieter mengatakan bantuan pangan berupa beras yang akan disalurkan tersebut adalah bantuan tahap dua mulai dari bulan September, Oktober dan November.
Data yang diterima oleh Bulog Ende jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Ende sebanyak 25.529 yang tersebar di 21 kecamatan.
Setiap PBP akan menerima sepuluh kilogram perbulan yang akan disalurkan selama tiga bulan. Sehingga total stok beras yang harus disiapkan oleh Bulog untuk penyaluran bantuan pangan sebanyak 765.970 kg atau 765 ton.
Kepala Bulog Ende juga mengatakan saat ini stok beras yang tersedia di gudang sebanyak 1.100 ton. Stok ini cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat tiga bulan kedepan.
Ia juga menginformasikan saat ini harga beras di Bulog sudah naik dari sebelumnya. Beras jenis medium sebelumnya Rp 9.950 per kg saat ini naik menjadi Rp 11.500 per kg. Beras jenis premium sebelumnya Rp 13.300 per kg saat ini naik Rp 14.400 per kg.
Warga Ende, Imran Yusuf mengatakan bantuan pangan berupa beras tersebut akan sangat membantu warga ditengah lonjakan harga beras.
Ia berharap bantuan itu tepat sasaran atau diberikan kepada penerima yang sudah terdata dalam Penerima Bantuan Pangan (PBP). *
Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus










