MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 35 warga Dusun Paipenga, dan Dusun Lokaroka, Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka, NTT termasuk perempuan dan orang muda terlibat aktif dalam pembangunan rabat jalan dusun dengan semenisasi sepanjang 80 meter sejak 29 Agustus hingga 5 September 2023.
Dalam proses pengerjaan jalan ini, material lokal pasir dan batu disiapkan warga plus tenaga, sedangkan material non lokal disiapkan oleh Kades Tuwa periode 2017-2023 Fernandes Yandayani Wula, S.Sos atau disapa Yan Wula.
Ikut aktif dalam pengerjaan rabat jalan ini di antaranya Mantan Kades Tuwa, Kades Tuwa Fernandes Yandayani Wula, Kepala Dusun Paipenga Martinus Wora, Kepala Dusun Lokaroka Ignatius Wake, dan Ketua DPD Desa Tuwa Lukas Lando.
Sementara beberapa ibu yang terlibat dalam pengerjaan jalan di antaranya Martina Diro, Menti, More, Pemba dan beberapa anak muda lainnya.
Kades Tuwa Periode 2017-2023 Yan Wula yang dihubungi media ini, Jumat (8/9/2023) menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinannya pernah dibangun jalan dusun sepanjang 900 meter.
Namun pada beberapa titik tertentu pada ruas jalan yang dibangun itu mengalami kerusakan parah sehingga agak menyulitkan bagi warga yang hendak melewati ruas jalan itu, khususnya pada musim hujan.
“Setelah melihat kondisi ruas jalan yang mengalami kerusakan khususnya di beberapa titik di antaranya Watuwau dan Ae Emu, maka elemen warga menyepakati untuk membuat rabat sepanjang 80 meter,” kata Yan Wula.
Yan Wula mengatakan, dalam swadaya rabat jalan dusun ini, warga membantu pengadaan material lokal seperti batu, dan pasir plus tenaga, sementara material non lokal seperti semen dan material nonlokal lainnya dibantu olehnya.
“Rabat jalan ini merupakan swadaya dari masyarakat Desa Tuwa untuk tenaga dan material lokal. Sedangkan material nonlokal dari saya,” katanya.
Yan Wula menegaskan, rabat semenisasi yang dikerjakan warga ini terfokus pada lokasi yang paling parah karena ada tanah merah sehingga menyulitkan akses jalan saat musim hujan.
“Untuk mengantisipasi datangnya musim hujan dan agar warga tidak mengalami kesulitan saat melewati titik yang langganan rusak itu dan sulit dilewati, maka kami berinisiatif untuk membuat rabat dengan semenisasi,” katanya. *
Penulis: Wall Abulat / Editor: Wentho Eliando











