MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo, NTT melalui Dinas Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Transnaker) bekerjasama dengan PT Dewata Floresindo Sentosa Ende, menyelenggarakan kegiatan pelatihan Satuan Pengaman (Satpam) Sekolah Gada Pratama, di aula Setda Nagekeo, Jumat (8/9/2023).
Pembukaan Pelatihan Satpam yang nantinya ditempatkan di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Nagekeo itu ditandai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do.
Bupati Don mengatakan, pelatihan yang digelar itu merupakan yang pertama kalinya. Diharapkan, bisa terlaksana dengan baik. Menghasilkan Satpam yang profesional, humanis, dan ramah anak di sekolah masing-masing.
“Jika sudah ada pihak ketiga berarti ada kebutuhan. Melalui TAPD bisa alokasikan anggaran melalui Dinas Transnaker. Ini adalah pengalaman pertama. Mudah-mudahan pengalaman ini bisa bagus,” kata Bupati Don.
Menurut Bupati Don, mereka yang mengikuti pelatihan Satpam itu nantinya ditempatkan di sekolah-sekolah se Kabupaten Nagekeo.
Hal ini, kata Bupati Don, sebagai bentuk perhatian Pemda terhadap berbagai isu-isu penting yang biasa terjadi di sekolah-sekolah.
Satpam dapat mengidentifikasi isu-isu penting sebagaimana amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim.
Bupati Don mengatakan, isu-isu yang mesti diidentifikasi sejak dini di lembaga sekolah adalah isu intoleran antar sesama siswa-siswi, soal perundungan (buyling) di mana praktik premanisme oleh individu atau sekelompok siswa-siswi juga menjadi perhatian khusus lembaga sekolah.
“Saya minta para pemateri untuk bisa melatih keterampilan mendeteksi tanda-tanda ada yang tidak beres itu,” pesan Bupati Don.
Kata Bupati Don, isu yang menjadi perhatian bersama di lingkungan sekolah adalah soal kekerasan seksual terhadap anak. Kekerasan seksual kadang bisa terjadi antara guru terhadap siswa maupun diantara pelajar itu sendiri.
“Sejak awal ini harus disadari betul,” katanya.
Bupati Don juga mengatakan, animo Pemerintah Desa dan Kelurahan terkait pelatihan itu cukup tinggi. Terhadap ini, katanya, kedepan akan diupayakan untuk bisa ada pelatihan calon-calon Satpam di desa. *
Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando










