Kontraktor Tidak Pasang Papan Informasi, Proyek DAK Rp 2 Miliar di SDN Lohayong dan SDN Lamwai Solor - FloresPos Net

Kontraktor Tidak Pasang Papan Informasi, Proyek DAK Rp 2 Miliar di SDN Lohayong dan SDN Lamwai Solor

- Jurnalis

Minggu, 20 Agustus 2023 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT, Muhamad Mahlin menyoroti pelaksanaan proyek pembangunan sarana pendidikan dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2023 dengan pagu anggaran lebih dari Rp2 miliar di SDN Lohayong dan SDN Lamawai, Kecamatan Solor Timur, terkesan tidak transparan.

Mahlin yang menghubungi Florespos.net, Minggu (21/8/2023) menyampaika, sebagai Anggota Komisi C DPRD Flotim dan juga wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Pulau Solor pada Sabtu (20/8/2023) siang telah melakukan monitoring lapangan melihat dari dekat pelaksanaan fisik proyek pembangunan sarana pendidikan yang dibiayai DAK tahun anggaran 2023 di SDN Lohayong dan SDN Lamawai.

Dia juga sempat berdialog langsung dengan Kepala Sekolah dan kepala tukang bangunan di lokasi proyek.

Paket proyek peningkatan sarana pendidikan berupa rehabilitasi berat bangunan sekolah dan pembangunan baru sarana lainnya seperti laboratorium, MCK, dan UKS yang dibiayai DAK.

Anggota DPRD Flotim, Muhamad Mahlin (bertopi) dialog dengan Kepala SDN Lohayong dan kepala tukang di lokasi proyek SDN Lohayong, Sabtu (19/8/2023) siang. (foto: istimewa)

Proyek sarana pendidikan diakui Mahlin sudah mulai pekerjaan fisik pada akhir Juli 2023. Kedua lembaga pendidikan itu mendapat bantuan berupa proyek bangunan sarana pendidikan dengan nilai kontrak masing-masing Rp1 miliar lebih.

“Proyek yang dibiayai sumber DAK di SDN Lamawai dikerjakan kontraktor CV. Sunset dari Maumere dan SDN Lohayong kontraktor CV, Agung Raya dari Larantuka. Paket pelaksanaan proyek pembangunan fisik sarana pendidikan di dua sekolah itu berupa bangunan baru gedung laboratorium beserta perabot, bangunan baru UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), dan rehabilitasi berat 6 ruangan kelas. Total pagu anggaran paket proyek di dua sekolah masing-masing Rp1 miliar lebih,” ungkap Mahlin.

Baca Juga :  Bupati Edi Berharap PLN Terangi 10 Desa di Manggarai Barat

Mahlin menyampaikan apresiasi prositif kepada Pemerintah Kabupaten Flotim dan Dinas PKO yang sudah menetapkan sejumlah satuan pendidikan SD dan SMP di Pulau Solor mendapatkan DAK dan DAU dengan total anggaran belasan miliar rupiah membiayai peningkatan pembangunan sarana pendidikan pada tahun anggaran 2023.

Dalam momen pemantauan lapangan  melihat dari dekat progres pelaksanaan fisik proyek peningkatan sarana pendidikan dibiayai DAK 2023, Mahlin menyampaikan rasa kesalnya terhadap pihak kontraktor pelaksana proyek di SDN Lamawai dan SDN Lohayong  terkesan tidak transparan karena di lokasi proyek tersebut tidak dipasang papan nama proyek.

“Dua lokasi proyek pembangunan sarana pendidikan tidak dipasang papan nama proyek yang memuat tentang nilai anggaran proyek, waktu pelaksanaan pekerjaan dan sumber dana. Break direksi ini penting untuk memudahkan masyarakat memantau pekerjaan proyek pemerintah. Masyarakat butuh keterbukaan proyek pemerintah,” tandas Mahlin.

Selain persoalan kontraktor “alpa” memasang papan nama proyek, Mahlin juga menyoroti penggunaan bahan material berupa pasir mesti sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB) sebagaimana termuat dalam perjanjian kontrak proyek antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PKO Flotim dengan kontraktor pelaksana.

“Kami sesalkan karena dalam pantauan lapangan ditemukan di lokasi proyek SDN Lohayong kontraktor menggunakan material pasir laut sedangkan di SDN Lamawai kontraktor menggunakan pasir galian. Pertanyaan kami, pasir yang sesuai RAB itu pasir jenis yang mana?.”

Baca Juga :  DPRD Manggarai Barat Rekomendasikan 5 Hal Kepada Kemenhub RI

“Kami berharap agar pelaksanaan proyek di dua sekolah tersebut dan juga sekolah lainnya di Solor menggunakan pasir yang bagus sehingga kualitas bangunan fisik kuat, berikut memiliki daya tahan yang lama. Karena ke depan dalam masa 5-10 tahun ke depan belum tentu sekolah-sekolah di Solor mendapatkan lagi proyek yang nilainya mencapai Rp1 miliar lebih untuk setiap sekolah seperti tahun ini,” papar Mahlin.

Mahlin juga menginginkan supaya kontraktor pelaksana memanfaatkan tenaga kerja lokal yaitu tukang dan pembantu tukang yang berdomisili di desa asal lokasi proyek. Ini penting untuk pemberdayaan masyarakat lokal dan juga tanggung jawab moral pekerja lokal dalam menjaga mutu atau kualitas hasil proyek.

Selain telah melakukan monitoring pelaksanaan proyek di SDN Lohayong dan SDN Lamawai, Mahlin juga berencana dalam waktu dekat akan mengunjungi sekolah-sekolah lain yakni SDN Tapowolo di Kecamatan Solor Selatan dan SMP Negeri 1 Solor Timur yang juga menerima DAK Pendidikan peningkatan sarana pendidikan tahun 2023 dengan pagu anggaran masing-masing Rp1 miliar lebih.

Seorang pembantu tukang yang mengaku sebagai tenaga kerja dalam proyek rehabilitasi berat SDN Lamawai kepada media ini Sabtu (19/8/2023) mengatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan ruang kelas SDN Lamawai sudah dimulai pada awal Agustus 2023.

“Proyek di SDN Lamawai kami mulai dari item pekerjaan slof di atas fondasi bangunan sekolah yang lama sampai dengan pekerjaan finishing nanti. Waktu pelaksanaan pekerjaan sekitar 3 bulan,” kata pembantu tukang. *

Penulis: Frans Kolong Muda / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA