Pastor Paroki Kajong Manggarai Diundang Khusus Gubernur NTT Hadiri HUT Kemerdekaan RI di Kupang - FloresPos Net

Pastor Paroki Kajong Manggarai Diundang Khusus Gubernur NTT Hadiri HUT Kemerdekaan RI di Kupang

- Jurnalis

Rabu, 16 Agustus 2023 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Pastor Paroki Kajong, Kevikepan Reo, Keuskupan Ruteng, Rm. Bernadus Palus, Pr, diundang khusus Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk menghadiri perayaan puncak HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Kupang, Kamis (17/8/2023).

Undangan khusus itu berkaitan posisi sebagai pendamping dua tokoh pembangunan dari Kabupaten Manggarai Timur yang mendapat penghargaan tingkat provinsi tahun ini.

Undangan untuk Rm. Bernad itu sesuai dengan data yang diterima wartawan di Ruteng, Rabu (16/8/2023) sore berdasarkan surat dari Sekda Provinsi NTT, Kosmas Lana yang ditunjukkan kepada Bupati Manggarai dan Bupati Manggarai tertanggal 8 Agustus 2023.

Dalam surat jelas tertera permintaan fasilitasi dari dua Bupati agar pendamping dan dua tokoh yang menerima penghargaan bisa sampai di Kupang sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI, Kamis (17/8/2023).

Rm.Bernad mendampingi dua warga penerimaan penghargaan atas pengabdian dan kerjanya dalam pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga :  Forum Kerukunan Umat Beragama Manggarai Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Penerima penghargaan itu, yakni Agustinus Adil, seorang petani dan masyarakat biasa yang beralamat di Kampung Lendo, Desa Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba, Matim..

Tokoh ini diberi penghargaan sebagai pengabdi lingkungan hidup. Tokoh ini  berhasil menanam  1.500 pohon dan 1.000.000 porang/wanga.

Tokoh lainnya, Arsyad juga masyarakat yang beralamat di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Matim. Tokoh ini dedikasinya pada lingkungan, penyelamatan, dan pelestarian biawak Komodo.

Dihubungi Florespos.net, melalui pesan whatsapp, Rm. Bernad hanya menjawabi singkat kalau dirinya mendapat undangan dari Gubernur itu.

“Ya, sy diundang,” katanya.

Mengapa Rm. Bernad mendapat perhatian khusus Gubernur? Dari penelusuran media ini, Rm. Bernad dikenal luas karena perhatian dan dedikasinya pada pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dan, dalam konteks penghargaan ini, Romo Bernad cukup dekat dengan seorang penerima penghargaan, yakni Agustinus Adil.

Baca Juga :  Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai

Romo ini berperan memotivasi Agustinus untuk menanam banyak pohon dan porang di kampung dan desanya ketika masih  bertugas sebagai Pastor Paroki Mbata, Kevikepan Borong, Matim.

Berkat jaringan Romo Bernad, Agustinus bisa melanglang buana ke Jepang untuk melihat dekat dan belajar bagaimana membudidayakan Porang dan mengelolaannya.

Ketika Gubernur Viktor Laiskodat ke Paroki Kajong, beberapa waktu lalu, Bapak Agustinus juga hadir dan berdiskusi langsung dengan Gubernur Viktor.

“Bapak Gubernur banyak diskusi dengan saya. Bapak Gubernur ini, mau kita buat dan tidak hanya omong-omong saja,” katanya kepada wartawan ketika itu.

Menurutnya, Gubernur lihat NTT mempunyai banyak potensi. Tetapi, tidak urus dengan baik karena kurangnya kemauan untuk mengusahakan secara nyata.

Kalau bicara Porang, maka tidak hanya bicara. Tetapi, harus tanam banyak. Dirinya sudah merasakan manfaat dan keuntungannya. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA