Pelaku Perdagangan Orang Kebanyakan dari Orang Dekat, Ini Penjelasan Pastor Perno - FloresPos Net

Pelaku Perdagangan Orang Kebanyakan dari Orang Dekat, Ini Penjelasan Pastor Perno

- Jurnalis

Minggu, 6 Agustus 2023 - 17:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Perdagangan Orang atau humantraficking di Provinsi NTT telah menjadi perhatian publik. Puluhan ribu orang telah menjadi korban dan dalam satu bulan belasan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT dipulangkan ke kampung halamannya.

NTT menjadi salah satu provinsi yang paling tinggi kasus Perdagangan Orang sehingga menjadi perhatian nasional dan ditetapkan darurat humantraficking.

Kordinator Divisi Migran Perantau KWI, RD Reginald Piperno saat kegiatan pelatihan paralegal oleh Paroki St Yosef Onekore, Sabtu (5/8/2023) berbicara banyak tentang humantraficking.

Pastor yang terlibat aktif mengampanyekan melawan perdagangan orang dan menangani korban ini mengatakan pelaku perdagangan orang itu kebanyakan dari keluarga atau orang yang paling dekat.

“Pelaku perdagangn orang itu kita jangan lihat jauh – jauh tapi orang yang paling dekat dengan korban yaitu keluarga. Misalnya ada kakaknya di perantauan dan ketika ada majikan yang tanya maka dia yang menawarkan adiknya kepada majikan dan itu pasti melalui jalur non prosedural,” kata Pastor Perno.

Baca Juga :  Awasi Pencoklitan, Bawaslu Ende Buka Posko Pengaduan

Dikatakan Pastor Perno dari jasa tersebut yang bersangkutan telah mengambil komisi atau mendapatkan sekitar sepuluh persen.

“Kebanyakan seperti ini dan itu diceritakan oleh korban saat kami melakukan pendampingan. Humantraficking itu orang bisa lakukan apa saja demi uang, kakak bisa jual adik dan orangtua bisa jual anak,” katanya.

Pastor Perno juga mengatakan dalam pendampingan yang dilakukan oleh Divisi Migran Perantau diketahui faktor penyebab seseorang pergi merantau bukan lagi karena ekonomi. Saat ini salah satu faktor penyebab orang merantau yaitu gaya hidup.

“Sekarang  itu orang merantau karena gaya hidup. Misalnya orang pulang dari merantau bawa barang- barang baru seperti HP maka membuat orang lain juga ikut terpengaruh,” katanya.

Pastor Perno mengatakan bahwa saat ini sekitar belasan ribu orang Ende bekerja di luar negeri dan paling banyak dari wilayah Ende Barat, Ende dan Nangapanda.

Baca Juga :  Momen Idul Adha, Bupati dan Wabup Ende Serahkan Sapi kepada 7 Masjid

Pastor yang sering mengunjungi pekerja migran di Malaysia itu mengatakan sebagian besar PMI di sana bekerja sebagai buruh kasar seperti di perkebunan kelapa sawit dan pekerjaan buruh kasar lainnya.

“Saya sering berkunjung dan di sana mereka bekerja sebagai buruh kasar dan hampir tidak ada yang bekerja di sektor industri. Mereka sering dikejar oleh aparat di sana karena tanpa prosedur,” katanya.

Sebagai Koordinator Divisi Migran Perantau di KWI, ia dipercayakan gereja membantu mengurus kasus humantraficking baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami membantu uskup dan KWI untuk urus kasus humantraficking. Kebetulan saya dipercayakan untuk urus kasus- kasus humantraficking di luar negeri,” katanya.

Pastor Perno juga mengharapkan semua pihak mengambil bagian  memerangi humantraficking dan melakukan pencegahan dari keluarga. Jika pergi merantau dan bekerja di luar negeri maka mesti mengikuti prosedur atau jalur yang legal. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WITA

DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Berita Terbaru

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA