LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja (Kungker) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (4/8/2023).
Tempat yang didatangi jajaran Pemkot Bogor di Mabar antara lain SPAM Wae Mese II, belasan kilo meter (km) arah timur Labuan Bajo, ibu kota Mabar.
Rombongan dipimpin Sekretaris Kota (Sekot) Bogor, Hajah Syarifah Sofiah. Ikut di antaranya Direktur Umum (Dirum) PDAM Kota Bogor, Rivelino Rizki.M, dan Waito Wongateleng, pihak Kejaksaan Negeri yang dikaryakan di Pemkot Bogor.
Di pusat air bersih Labuan Bajo itu, rombongan Pemkot Bogor dijamu Direktur Perumda Wae Mbeliling, Aurelius Endo dan jajaran.
Endo mengungkapkan antara lain, kondisi Perumda Wae Mbeliling sekarang sehat. Hal itu atas kerja keras pihak perusahan. Dikelola baik karena manajemen juga baik. Jumlah pelanggan Perumda Wae Mbeliling 10 ribu. Pendapatan perusahan juga meningkat.
“Pada awal saya menerima tugas berapa tahun lalu, perusahan ini dalam kondisi sakit. Kemudian kurang sehat dan tahun-tahun terakhir sehat, perlahan tapi pasti,” kata Endo.
Kondisi perusahan ini sekarang jauh lebih baik lagi setelah Pemerintah Pusat (Pempus) melalu Kementerian PUPR membanguan SPAM Wae Mese II setelah sebelumnya Pempus membagun SPAM Wae Mese I.
Pembangunan SPAM Wae Mese II merupakan model terbaru yang dibangun oleh Pempus/PUPR. Ini Sepertinya (SPAM Wae Mese II) yang terbaru di Indonesia dan sudah beroperasi. SPAM Wae Mese II diresmikan Presiden RI Joko Widow (Jokowi) beberapa bulan silam, komentar Endo.
Pada kesempatan sama, Sekot Sofiah mengungkapkan, pihaknya datang ke Mabar, khusus di SPAM Wae Mese II, karena di Kota Bogor mau membangun fasilitas yang sama oleh Pempus.
Atas hal itu, ungkap Sekot Sofiah, Pemkot Bogor datang ke Mabar untuk lihat model pembangunan SPAM Wae Mese II.
Pasalnya di Kota Bogor mau bangun fasilitas serupa oleh Pempus. SPAM Wae Mese II sebagai refrensi. Karena SPAM Wae Mese II dan yang akan bangun di Bogor nanti sama- sama dari Pemerintah Pusat.
“Soalnya di SPAM Wae Mese II ada tanda tangan Pa Jokowi (Presiden RI),” ujar Dirum Rivelino Rizki. M.
Sekot Sofiah menambahkan, PDAM memiliki dua fungsi, yaitu komersial dan untuk pelanyanan umum air minum. Air bersih bagi masyarakat umum, tidak untuk bisnis semata, ujarnya. *
Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando










