Keuangan Daerah Tidak Kolaps, Pemkab Mabar Segera Bayar TPP - FloresPos Net

Keuangan Daerah Tidak Kolaps, Pemkab Mabar Segera Bayar TPP

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera membayar tambahan penghasilan bagi para pegawai (TPP) setempat Tahun 2023.

Penundaan pembayaran TPP bukan karena keuangan daerah  kolaps,  tetapi sedang dalam ada pengetatan anggaran dan optimaliasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat, sebab TPP bersumber dari PAD.

Demikian ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Yulianus Weng menanggap FloresPos.Net di Labuan Bajo, Kamis (20/7/2023), terkait belum bayar TPP di lingkup Pemkab Mabar belakangan.

Informasi yang dihimpun media ini hari-hari terakhir banyak pegawai lingkup Pemkab Mabar mengeluh karena TPP 2023 belum dibayar sejak Januari. Sementara beban kerja tinggi, mulai kerja dari jam 7.30 Wita dan pulang kantor pukul 16.00 Wita bahkan lewat dari situ. Mungkin ini gambaran keuangan daerah kolaps atau mungkin menuju ke bangkrut.

Menurut Wabup yang akrab disapa dokter Weng itu, keuangan daerah Mabar sampai sekarang masih normal seperti biasa, stabil, dan aman. Buktinya gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat bayar stabil setiap bulan. Gaji Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Mabar juga begitu, bayar lancar tiap bulan.

Baca Juga :  Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS

Hanya, lanjut Wabup Weng, kalau gaji PNS bayar/Terima awal bulan, sedangkan gaji TKD bayar akhir bulan karena aturannya demikian, kerja dulu baru bayar gajinya.

Masih Wabup yang eks Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu, realisasi PAD Mabar per 18 Juli 2023 sudah mencapai Rp.102, 6 miliar lebih dari target Rp. 330 miliar lebih.

“Untuk angka pasti PAD, baiknya tanya Kepala Badan Pendapatan Daerah Mabar,” ujar Wabup Weng.

Lebih jauh Wabup Weng mengungkapkan, Pemkab Mabar belakangan sedang berupaya/ kerja keras meningkatkan PAD. Lakukan efisiensi/penghematan anggaran dan optimalisasi PAD.

Solusi terkait ini semua antara lain anggaran ATK ditekan, biaya makan minum kantor diperketat, perjalanan dinas pegawai dalam dan luar daerah juga diperketat. Anggaran hanya yang prioritas.

Semua pegawai lingkup Pemkab Mabar juga sebelum Terima TPP terlebih dahulu harus lunas PBB. Bayar PBB setiap tahun. Pegawai yang tak punya tanah dan rumah/ bangunan di Mabar tidak pungut PBB.

Baca Juga :  Siswa SMAK Syuradikara Tampilkan Tarian Garuda Pancasila di Panen Karya P5

Jika dalam satu kantor/instansi ada 1 pegawai yang belum lunas PPB, hampir pasti yang lain kena imbas, pembayaran TPP ditunda semua, ini alasan solidaritas, agar satu sama lain saling mengingat/ mendesak segera membayar PBB. Bayar pajak merupakan kewajiban warga negara.

“Keuangan daerah kita masih aman, tidak ada kolaps, apalagi menuju bangkrut, itu sama sekali tidak. Gaji dan TPP tetap dibayar. Bupati dan Wakil Bupati tak ada TPP. Begitu bro,” komentar Wabup Weng.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Mabar, Maria Yuliana Rotok gagal ditemui di kantornya di Labuan Bajo terkait PAD, karena sedang ikut rapat.

Via WA Kaban Rotok mengabari, terkait PAD akan dibicarakan lain waktu. ” Kita agendakan lain hari saja. Saya sedang ikut rapat Tim Anggaran dan makan waktu,” katanya.

Kabar yang didapat FloresPos. Net di Labuan Bajo, Jumat (21/7/ 2023) pagi, sejumlah OPD lingkup Pemkab Mabar telah membayar TPP 2023 sejak Kamis (20/7) siang, lainnya belum. *

Penulis:Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan
Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:40 WITA

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Berita Terbaru

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA