Tak Nyaman Pakai Kondom, 11 Pria di Mabar Ikut Program Vasektomi - FloresPos Net

Tak Nyaman Pakai Kondom, 11 Pria di Mabar Ikut Program Vasektomi

- Jurnalis

Jumat, 7 Juli 2023 - 13:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORERSPOS.net – Ikuti program Keluarga Berencana (KB), 11 pria/suami di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih jalan kebiri/vasektomi. Hal itu atas kemauan sendiri usai bermufakat dengan istri masing-masing.

Sementara tidak sedikit laki-laki setempat Mabar engan memakai kondom saat berhubungan badan dengan pasangan karena merasa ribet, tidak nyaman.

Demikian Herlinda Maria Santini, tenaga funaional Penataan Kependudukan dan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (P2KB) Mabar menanggapi media ini di Labuan Bajo, Kamis (6/7/2023).

Sant ini mengungkapkan itu atas permintaan Kepala Dinas P2KB Mabar Rafael Guntur yang juga ada di tempat yang sama saat itu, sehubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi oleh pria-wanita reproduksi di kabupaten 265 nusa tersebut terkait program KB, tidak terkecuali penggunaan kondom.

Baca Juga :  Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi Subuh Tadi, Banjir Lahar Dingin Terus Mengintai Wilayah Sungai Berluhu

“Penggunaan kondom yang kita bicara ini khusus terkait peserta KB, karena yang kami urus hanya peserta KB saja. Tapi di luar sana, yang bukan peserta KB, hampir pasti banyak yang pakai kondom saat berhubungan badan dengan pasangan,” sambar Kadis Guntur.

Menurut Santini, 11 pria/suami yang dikebiri tersebut di antaranya penduduk Kecamatan Lembor Selatan, dan itu terjadi beberapa tahun lalu.

Vasetomi tidak berpengaruh pada hubungan seksual/tidak halang ejakulasi pria. Hanya selamanya tidak lagi dapat anak/keturunan. Kalau pada wanita KB steril. Kalau program KB yang lain tetap dapat anak, cuma jarak diatur, seperti IUD, pil dan lain-lain.

Suami/istri ikuti program KB tidak atas paksaan orang lain atau pihak manapun termasuk petugas, dalam hal ini Dinas P2KB dan jajaran. Itu atas kemauan sendiri setelah ada kesepatan dengan pasangan.

Baca Juga :  8 Warga Mabar Terpapar Kusta

Khusus penggunaan kondom pria di Mabar yang peserta KB masih rendah dengan berbagai alasan. Ada yang bilang ribet, tak nyaman. Peserta KB perempuan, banyak. Pilihan alat kontrasepsinya juga banyak, antara lain pil, dan suntik.

“Kami di sini rata-tata KB, karena Dinas contoh. Kita omong orang lain ikut KB, sementara kita tidak, ancor e,” komentar Guntur yang eks Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mabar itu.

Penggunaan kondom dan sejenis lainnya untuk cegah kehamilan, dan tidak tertular penyakit sosial seksual, tambah Kadis Guntur. *

Penulis:Andre Durung/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Salurkan Bantuan Gempa, Bupati Sikka Katakan Kehadiran APKASI Wujud Nyata Persaudaraan Sesama Anak Bangsa
Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores
Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Sabtu, 5 September 2026 - 11:59 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:40 WITA

Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende

Berita Terbaru