ENDE, FLORESPOS.net-Kapolres Ende, AKBP Andre Librian menjadi inspektur upacara pada apel Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke -77 tingkat Polres Ende. Upacara dilaksanakan di halaman kantor Bupati Ende, Sabtu (1/7/2023) pagi.
Upacara dihadiri Bupati Ende H. Ahmad H Djafar, Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede, Forkompimda Kabupaten Ende, OPD Kabupaten Ende, Kepala BUMN Kabupaten Ende, Ketua Bhayangkari Cabang Ende dan undangan lainnya.
Kapolres Ende AKBP Andre Librian pada kesempatan itu membacakan amanat Presiden RI terkait HUT Bhayangkara dan pesan kepada anggota Polri.
Presiden RI, Joko Widodo dalam amanatnya mengatakan meskipun Pandemi Covid-19 sudah selesai masih banyak tugas yang menanti.
Semua program pemerintah membutuhkan dukungan kamtibmas, dukungan penegakkan hukum dan keadilan dan berbagai pelayanan yang melibatkan Polri.
“Saya ingin menekankan beberapa hal. Kewenangan Polri itu besar. Kekuatan Polri itu juga besar. Oleh sebab harus digunakan secara selurus-lurusnya, seadil-adilnya. Jangan ada yang disalahgunakan. Jangan ada yang dibelok-belokkan. Jangan ada lagi persepsi hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Lindungi masyarakat bawah. Berikan kepastian hukum kepada masyarakat. Berikan kepastian berusaha. Berikan kepastian berinvestasi”.
” Tantangan yang dihadapi Polri semakin berat. Masalah kamtibmas harus dikawal ketat. Apalagi kita sudah masuk tahapan Pemilu, pencegahan harus diutamakan dan kita harus mengawal program prioritas nasional, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara.”
Terkait amanat Presiden RI itu, kata AKBP Andre Librian, di HUT Bhyangkara ke-77 ini, Polres Ende terus berbenah agar dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Kepolisian yang saat ini sudah terus membaik dan mencapai angka 73,2 persen.
Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, maka pihaknya akan terus meningkatkan respon apa yang menjadi keluhan masyarakat dan di tindak lanjuti.
Kepastian Hukum kepada masyarakat menjadi kunci utama yang akan dikedepankan terkhusus di wilayah hukum Polres Ende ini.*
Penulis: Willy Aran/Editor:Anton Harus










