RUTENG, FLORESPOS.net-SMPN 4 Langke Rembong di Kabupaten Manggarai, NTT, terus maju dalam memanfaatkan kemudahan teknologi digital.
Terbaru, sekolah di pinggiran Kota Ruteng itu meluncurkan aplikasi pembelajaran baru, yakni Extraordinary Computer Based Test (CBT).
Peluncuran aplikasi berbasis komputer dilakukan pada puncak pelaksanaan Gebyar Akhir Tahun 2023/2024 di SMPN 4 Langke Rembong, Rabu (21/6/2023).
Peluncuran aplikasi itu dilakukan pejabat dari Dinas Pendidikan Manggarai, Flavianus Nadu.
Pejabat Flavi ketika didampingi Kasek Wens Resman dan para guru yang dihadiri pengurus komite sekolah, orang tua siswa, dan unsur TNI dari Koramil Ruteng.
Puncaknya Gebyar akhir tahun dikemas meriah yang dirancang ibu Karolina Lawi dan kawan-kawan dari panitia Gebyar Akhir Tahun. Acara meriah itu menandai puncak dan akhir semua kegiatan berupa pagelaran lomba teori dan praktik siswa.
Pejabat Flavi mengatakan, apresiasi kepada SMPN 4 Langke Rembong yang terus berinovasi dalam menciptakan daya saing para siswa. SMPN 4 ini terdepan dalam bermedia digital untuk pembelajaran.
“Luar biasa untuk sekolah ini. SMPN 4 terus menjadi bengkel kerja untuk melahirkan anak-anak yang kreatif, cerdas, dan edukatif (KECE),” katanya.
Dikatakan, aplikasi yang baru ini adalah bukti nyata sekolah ini terus bergerak maju dalam memanfaatkan media digital dalam pembelajaran. Pembelajaran tentu akan lebih mudah dan maju nantinya.
Kasek Wens Resman mengatakan, gebyar ini sengaja diadakan guna mengetahui apa yang telah dilakukan di sekolah ini baik secara akademik maupun non akademik.
“Sekolah sudah buat banyak. Sekarang siapapun, terutama orang tua, bisa saksikan anak-anaknya tampil dalam berpuisi, menyanyi, menari, hingga ber-stand up Comedy,” katanya.
Hasil pembelajaran, demikian Kasek Wens, bisa dilihat pada karya anak-anak dalam pameran sesuai dengan mata pelajaran. Yang teori bisa diaplikasikan dalam produk nyata yang dibuat anak-anak di bawah dampingan para guru.
Ke depan, pasti akan terus dilakukan agar sekolah tetap dan terus berkembang. Karena itu, perlu dukungan pemerintah, lembaga lain, dan orang tua agar apa yang baik terus dilakukan demi generasi masa depan daerah, negara, dan bangsa ini.*
Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando










