Wisatawan yang Tenggelam di Rana Kulan Ditemukan Tak Bernyawa - FloresPos Net

Wisatawan yang Tenggelam di Rana Kulan Ditemukan Tak Bernyawa 

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Arsenius Rusman salah satu wisatawan domestik asal Kelurahan Golo Wangkung, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang  tenggelam saat berenang di Danau Rana Kulan, Kecamatan Elar, Minggu (18/6/2023) akhirnya ditemukan oleh Tim Sar dari Labuan Bajo, Senin (19/6/2023).

Tim Sar yang berjumlah empat orang  di bawah pimpinan, Arif Ramadan berhasil menemukan korban pada Senin (19/6/2023) sekitar Pukul 11.00 WITA.

Korban ditemukan tak bernyawa dan berhasil diangkat ke permukaan air lalu dievakuasi keluar dari dalam danau.

Baca Juga :  Natal: Pemiskinan Diri Allah yang Paling Radikal

Kepala Desa Rana Kulan, Fransiskus Sanjay yang dihubungi Florespos.net, Senin (19/6/2023) mengatakan, korban tenggelam saat berenang di sekitar Danau Rana Kulan Minggu (18/6/2023) siang.

Korban bersama keluarga datang untuk menikmati keindahan Danau Rana Kulan. Keluarga lain tidak berenang dan hanya dia yang berenang agak jauh ke dalam.

Keluarga kaget saat tidak lagi melihat korban dan berusaha mencari korban namun tidak bisa tertolong.

Baca Juga :  Dua Kali Hamili Anak Kandung, Polres Manggarai Timur Tahan MP

Pemdes Rana Kulan, pihak Kepolisian dan TNI dan keluarga berjuang mencari korban namun karena keterbatasan alat akhirnya meminta bantuan ke TIM SAR Labuan Bajo dan hari ini baru bisa ditemuikan setelah Tim Sar melakukan pencarian.

Kades Fransiskus mengatakan korban  sudah diantar ke rumah duka di kampung halaman di Kelurahan Golo Wangkung Kecamatan Congkar.*

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih
APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 20:36 WITA

Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Jumat, 24 April 2026 - 16:16 WITA

Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA