Pelaku UMKM Raup Ratusan Juta Rupiah di Festival Lembah Kopi Colol - FloresPos Net

Pelaku UMKM Raup Ratusan Juta Rupiah di Festival Lembah Kopi Colol

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Festival Kopi Lembah Colol yang digelar di Kabupaten Manggarai Timur, NTT, membuat perputaran uang khusus pelaku UMKM mengumpulkan pundi-pundi rupiah mencapai ratusan juta rupiah.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Timur, Rofinus Hibur kepada Florespos.net, Senin (19/6/2023).

Rofinus mengungkapkan, data yang diterima dari UMKM, perputaran ekonomi berdasarkan satuan; talent/Seniman Rp 50.000.000, Event Production Rp 70.000.000, F & B Rp 50.000.000, Souvenir Rp 72.000.000, Homestay Rp 75.000.000 dan parkir Rp 5.000.000.

Untuk Festival 4.200 orang dengan rincian based on demografi (usia/jenis kelamin) pria sebanyak 1.800 dan wanita Rp 2.40. Usia anak-anak 1.000 orang, Remaja Rp 1.200, Dewasa Rp 2.000.

Baca Juga :  Kepsek dan Pengawas di Ngada Gelar FGD, Bahas IKM dan AKM

Based on (domestik/manca), Domestic sebanyak 3.890 orang, Wisnus Rp 100, dan Wisman 10 orang.

Penonton Live streaming 60 ribu viewers. Keterlibatan SDM (satuan orang), Seniman 700 orang, Kurator 10 orang, SDM parekraf /panitia/pekerja/vendor 100 orang.

Gerai bank NTT di Festival Kopi Lembah Colol

Organisasi (satuan lembaga/buah) UMKM/industri 50 UMKM, Organisasi 39, Asosiasi 10, Komunitas 10, Media 20.

Lebih lanjut Rofinus mengatakan, Keterlibatan Lokal zz SDM 100 orang, dan UMKM/F & B 50.

Promosinya melalui Media sosial yang digunakan Facebook, Instagram, Live streaming YouTube sejumlah 10 Akun, Media online (jumlah) dan Media Elektronik 20 media.

Baca Juga :  Isi Waktu Liburan, Ini yang Dilakukan Calon Dokter dari Undana

Sementara itu, Valens Tombor salah satu pelaku UMKM Asal Colol, Desa Colol mengatakan pihak menjual kopi dalam brand yang sudah dikenal seperti Kopi Poco Nembu, Kopi Rodak serta suguhan kopi saat pameran dengan pendapatan sekitar 5 juta. Selain itu pihak juga membuka homestay dengan omset jutaan.

Festival kopi Lembah Colol menurut Valens selain ajang untuk mempromosikan Kopi Lembah Colol ke dunia, tetapi bagimana para petani lebih giat lagi menam kopi.

Saat ini, produksi kopi terus menurun tentu kita semua untuk bisa belajar dan bisa menyesuaikan dengan keadaan alam. Perubahan cuaca membuat kopi terus menurun.*

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
47 Pramuka Kwarcab Ende Siap Ikut Jambore Daerah dan Jambore Nasional
Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:40 WITA

Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WITA

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02 WITA

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:05 WITA

Opini

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:41 WITA