Majukan Literasi Dasar di NTT, Kak Yanto Sambangi 250 Sekolah di Flores dan Lembata - FloresPos Net

Majukan Literasi Dasar di NTT, Kak Yanto Sambangi 250 Sekolah di Flores dan Lembata

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dalam upaya memajukan literasi dasar (membaca dan menulis) di Provinsi NTT, Pendiri Pondok Baca Kampung Kabor Maumere, Kabupaten Sikka Johanes Kia Nunang atau disapa Kak Yanto telah menyambagi 250 sekolah di Pulau Flores dan Pulau Lembata dalam tiga tahun terakhir.

Sekolah-sekolah yang disambangi Kak Yanto mulai dari PAUD/TK, SD, SLTP, SLTA hingga Taman Baca Masyararkat dan Organisasi OMK, Sekami tersebar di Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, Kabupaten Maggarai Timur, dan Kabupaten Lembata.

Setidaknya, ada lima bentuk kegiatan literasi dasar yang dilakukan Kak Yanto pada setiap sekolah yang disambanginya. Mulai dari mendongeng, memberikan renungan Kitab Suci, memberikan motivasi para siswa dan generasi muda memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang hal-hal positif, mensosialisasikan Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) dan membagikan buku-buku bacaan secara gratis dari One Hope Indonesia untuk sekolah yang beragama Katolik, atau buku berjudul Pintar Islam dan Buku Teladan Utama Rasulullah untuk para siswa-siswi beragama Islam.

Kak Yanto yang ditemui Florespos.net, di Markas Pondok Kampung Kabor, Sabtu (17/6/2023) menyebut secara rinci aktivitas pergerakan literasi yang ia lakukan selama ini.

Pertama, Kegiatan Literasi Dasar di Kabupaten Sikka. Kak Yanto mengakui dalam tiga tahun terakhir ia sudah melakukan literasi pada lebih dari 200 sekolah Katolik, 5 Sekolah/organisasi kepemudaan Islam dan Kristen Protestan di Kabupaten Sikka.

Kak Yanto mengaku ada pun kegiatan literasi yang ia lakukan pada sekolah Katolik berupa dongeng, memberi renungan kitab suci, memberikan motivasi edukatif terkait pentingnya belajar, gerakan sekolah menulis buku (GSMB), dan membagi buku bacaan khusus secara gratis dari One Hope Indonesia yang jumlahnya mencapai 6.000 lebih eksemplar.

Sementara untuk Sekolah Islam, selain mendongeng, memberikan motivasi edukasi, GSMB, juga Kak Yanto membagikan buku-buku bacaan secara gratis masing-masing berjudul Pintar  Islam dan Buku Teladan Utama Rasulullah yang disumbangkan Pustaka Bergerak Indonesia.

“Salah satu Sekolah Islam yang sudah saya datangi dan melakukan kegiatan literasi yakni MIS Muhammadiyah Darusalam Waioti, dan beberapa beberapa kelompok anak sekolah yang beragama Islam di Kojadoi, Kecamatan Alok Timur. Sementara kegiatan literasi untuk para siswa beragama Kristen Protestan selain dilangsungkan di beberapa sekolah yang kami datangi di mana sekolah-sekolah itu, siswanya dari pelbagai latar belakang aneka agama, termasuk Kristen Protestasn, juga kami secara khusus mendatangi PAUD KB Kalvari di Dekat Gereja GMIT Kalvari Maumere.”

“Total buku yang sudah kami bagi secara gratis untuk sekolah-sekolah dan organiasi kepemudaan dan TBM di Kabupaten Sikka lebih dari 5.000 buku,” kata Kak Yanto.

Kedua, Kegiatan Literasi di Luar Kabupaten Sikka. Kak Yanto mengakui selain aktif dalam kegiatan literasi dasar di Kabupaten Sikka, Pondok Baca Kampung Kabor selama ini juga aktif  melakukan kegiatan literasi  pada 6 Kabupaten di luar Kabupaten Sikka yakni Kabubupaten Flores Timur, Lembata, Ende, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur.

Kak Yanto menyebut beberapa sekolah dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Lembata yang menjadi sasar kegiatan literasi dan pembagian buku secara gratis di antaranya SDI Waikomo I dan Eropaun Kota Lewoleba, dan di Kecamatan Ileape.

Sementara sasaran kegiatan literasi di Kabupaten Flores Timur yang sudah dilakukannya dan atau sudah mengirim bacaan khusus di antaranya Adonara Timur, Nobo, dan Boru.

Baca Juga :  Debat Perdana Paslon Bupati dan Wabup Flotim Biasa-biasa Saja, Miskin Ide dan Strategi Konkrit

“Pondok Baca Kampung Kabor juga telah melakukan kegiatan literasi dan pengiriman bahan bacaan khusus di Kota Baru, Kabupaten Ende, dan beberapa sekolah di Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur. Jadi, dalam tenggang waktu tiga tahun belakangan ini, Pondok Kampung Kabor telah melakukan kegiatan literais dasar dengan lima agenda yakni mendongeng, memberi renungan alkitab, memberi motivasi edukasi, GSMB, dan membagi bacaan khusus di 250 sekolah plus organisasi OMK, Sekami, TBM dan kelompok pegiat lirerasi lainnya pada 7 kabupaten dengan total buku yang sudhah dibagi mencapai 7.000 lebih,” kata Kak Yanto.

Ketiga, Literasi di Luar Flores dan Lembata. Kak Yanto mengakui kegiatan literasi yang ia lakukan selama ini mendapatkan respon positif dari pegiat literasi di luar Pulau Flores dan Lembata.

“Ada beberapa pegiat literasi dari Pulau Timor dan Pulau Sumba telah menghubungi saya dan berharap agar saya juga melakukan kegiatan literasi di Pulau Timor dan Pulau Sumba. Saya akan mempertimbangkan permintaan yang ada, dan berharap agar kegiatan literasi dengan agenda yang sama dapat berjalan di Pulau Timor dan Pulau Sumba di waktu-waktu yang akan datang,” katanya.

Kerahkan Tiga Armada Angkutan

Kak Yanto mengakui dalam upaya sukseskan kegiatan literasi pada ratusan sekolah selama ini, ia menggunakan 1 unit kendaraan roda 4 miliknya sendiri, 1 fasilitas Sepeda Pustaka Kampung Kabor, dan seekor Kuda Pustaka.

Di mana dana untuk membeli kuda ini dibantu oleh 4 lembaga Pustaka Bergerak Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dana Indonesiana, dan Dirjen Kebudayaan.

“Berkat dukungan empat lembaga ini maka kami bisa membeli seekor kuda yang dinamai Kuda Pustaka Pondok Baca Kampung Kabor. Kuda Pustaka ini kami gunakan untuk mengangkut buku-buku bacaan gratis ke sekolah-sekolah atau TBM yang tidak bisa dilalui kendaraan bermotor seperti di beberapa dusun di Kajuwain, Kecamatan Talibura,” kata Kak Yanto.

Kak Yanto berharap agar ke depan ada donatur yang mendukung fasilitas untuk memudahkan kegiatan literasinya, khususnya pada sekolah-sekolah atau dusun yang sulit dilalui kendaraan roda empat miliknya, dan membutuhkan kendaraan Dobel Gardian untuk topografi yang berisiko.

“Dukungan para donatur dan pegiat literasi sangat kami butuhkan,” katanya.

Bangun Gundang Simpan Buku

Dalam upaya memajukan kegiatan literasi di Kabupaten Sikka, Kak Yanto juga mendapatkan dukungan dana dari Bank Indonesia untuk membangun gudang penyimpanan buku yang berlokasi di Pondok Baca Kampung Kabor.

Kak Yanto menjelaskan pembangunan gudang penyimpanan buku itu sudah mencapai 50%.

“Pembangunan gudang penyimpanan buku Pondok Baca Kampung Kabor ini sudah mencapi 50%,” katanya.

Kak Yanto menyampaikan terima kasih kepada kepada anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng yang telah memfasilitasi proposal yang telah dibuatnya sehingga Bank Indonesia mengucurkan dana untuk pembangunan Gudang Penyimpanan Buku Pondok Baca Kampung Kabor.

“Sekali lagi, saya menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng dan Bank Indonesia,” katanya.

Harapan

Kak Yanto menyampaikan harapan kepada sejumlah pihak di antaranya kepada orang tua, sekolah dan pihak pemerintah untuk mendukung kegiatan literasi dan memajukan literasi bagi generasi muda Nian Tana Sikka, khususnya, dan Flobamora, umumya.

Pertama, kepada orang tua, Kak Yanto berharap agar mereka perlu mendampingi anak-anak mereka dalam upaya memajukan literasi dasar, dan berharap agar anak-anak lebih prioritas membaca buku dan mengurangi ketergantungan memanfaatkan hp android.

Baca Juga :  Bupati Sikka Tegaskan: Koperasi Merupakan Salah Satu Pilar Penting Dalam Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Kedua, bagi otoritas sekolah agar mendukung segala bakat dan inovasi yang dilakukan siswa dalam memajukan literasi, khususnya dalam upaya menulis puisi, menulis cerpen, menulis cerita bersambung, dan menulis buku, dan memanfaatkan permainan tradisional sebagai alternatif memajukan budaya-budaya lokal.

Ketiga, bagi pemerintah. Kak Yanto berharap agar pemerintah pada pelbagai tingkatan mendukung kegiatan literasi dasar dengan menyiapkan aneka bacaan bermutu, buku-buku pengetahuan dan pelajaran, serta mendukung dana transportasi untuk memajukan literasi di sekolah-sekolah dan mendukung kegiatan literasi para siswa.

“Kita butuh kolabaorasi dan kerja sama yang baik dalam upaya memajukan literasi di Nian Tana Sikka, khususnya, dan Flobamora-NTT, umumnya. Sebab membaca itu sehat, menulis itu hebat,” kata Kak Yanto.

Sekilas Tentang Kak Yanto

* BIODATA:

Nama: Yohanes Kia Nunang, S.I.K

Nama Panggilan: Yanto

Jenis Kelamin: Laki-laki

Tempat/Tgl lahir: Lewoleba, 15 Juni 1979

Agama: Katolik

Kebangsaan: Indonesia

Alamat: Jl. Heet Wolokoli, Kelurahan Kabor,Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka- NTT

Mobile; 082 247 711 080

E-mail; pondokbacakampungkabor@gmail.com

* PENDIDIKAN

= SD Inpes Waikomo I Lewoleba-Lembata (Tahun 1995 berijasah)

= SMP Negeri Lewoleba- Lembata (berijasah)

= SMEAK Ende-Flores/Ijasah Persamaan Paket C (berijasah)

= S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Nusa Nipa Maumere (berijasah)

* PENGALAMAN PEKERJAAN

= Tahun 2007 s/d tahun 2008 sebagai Change Agent (motivator) pada LSM PIKUL

= Tahun 2009 s/d tahun 2010 sebagai Wartawan Radio Pelangi FM Lembata

= Tahun 2010 s/d tahun 2011 sebagai Wartawan Radio Rama FM Maumere

= Tahun 2011 s/d tahun 2012 sebagai Kontributor RRI Ende

= Tahun 2012 s/d tahun 2013 sebagai Wartawan Surya NTT

= Tahun 2013 s/d tahun 2014 sebagai Wartawan ASAS NTT

= Tahun 2014 s/d tahun 2015 menjadi Staf Eksekutif pada Kantor Perhimpunan Bantuan Hukum Nusa Tenggara (PBH Nusra)

= Surveyor di Bank Indonesia, Tahun 2018-20119

= Sosialitator Program Literasi Nasional dari Tahun 2022 sampai sekarang.

* PENGALAMAN BERORGANISASI

=  Ketua Karang Taruna Lewoleba (2000-2005)

=  Ketua Forum Pemuda Lembata (2005-2009)

=  Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) (2009-2010)

=  Staf Divisi Organisasi dan Pemuda pada Paguyupan Keluarga Besar Lamaholot-Sikka (2010-2019)

=  Ketua Organisasi Ojek Kamtibmas Kabupaten Sikka (2011-2012)

=  Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sikka (2011-2012)

–  Ketua Forum Aspirasi Masyarakat Kabupaten Sikka (2013-2020)

=  Ketua Forum Mahasiswa Lembata (Formal) Sikka (2012-2015)

=  Pendiri Pondok Baca Kampung Kabor (kegiatan literasi sampai sekarang)

* PENGHARGAAN DAN PRESTASI

= .Mendapat Piagam Penghargaan dari Organisasi Perempuan Mahardika Indonesia (2007) sebagai aktivis terbaik dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

= . Mendapat Piagam Penghargaan dari LMND sebagai aktivis muda yang militan terbaik (2013)

= Mendapat Penghargaan dari Bank Dunia dan Kedutaan Besar Australia sebagai mediator terbaik PBH Nusra (2014

=.Berhasil menyelesaikan konflik antara Angkatan Laut Sikka dengan Masyarakat Nangahure (2009)

=.Berhasil menyelesaikan konflik tanah di Watuliung & di Kelurahan Hewuli Kab. Sikka (2011)

= .Berhasil memperjuangkan tunjangan sertifikasi guru-guru dengan bekerjasama dengan TPDI Jakarta dan KPK RI (2012-2014)

= .Berhasil menyelesaikan perseteruan antara oknum Polisi Polres Sikka dengan Tukang Ojek (2014)

= .Berhasil memperjuangkan nasib dua karyawati PDAM Sikka (Anggreny Delila Da Onang dan Avensia Avelina). Keduanya dipekerjakan kembali selama satu tahun diberhentikan (2014)

= .Berhasil menyelesaikan Video Company Profile Universitas Nusa Nipa Maumere sebagai Sutradara (2015).*

Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA