RS Santa Elisabeth Lela Operasi Gratis 23 Pasien Bibir Sumbing, Langit-Langit dan Rekonstruksi Wajah - FloresPos Net

RS Santa Elisabeth Lela Operasi Gratis 23 Pasien Bibir Sumbing, Langit-Langit dan Rekonstruksi Wajah

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka resmi membuka kegiatan pengobatan gratis berupa operasi sumbing bibir, langit-langit, dan rekonstruksi wajah yang dilaksanakan di Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Lela, Jumat (5/12/2025).

Sebanyak 23 pasien dari berbagai wilayah di Kabupaten Sikka dijadwalkan menjalani tindakan operasi oleh tim dokter spesialis dari berbagai rumah sakit terkemuka di Indonesia.

Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama Yayasan Permata Sari Semarang, Kopdit Swastiari, Yayasan Santa Elisabeth Keuskupan Maumere, dan RS Santa Elisabeth Lela.

Dalam sambutannya, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan para mitra dan tenaga medis yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Hari ini bukan hanya momentum pelayanan kesehatan. Hari ini adalah hari pemulihan harapan hari ketika senyum yang pernah pudar akan kembali bersinar,” tuturnya.

Juventus juga menegaskan bahwa RS Santa Elisabeth Lela memiliki peran penting dalam sejarah pelayanan kesehatan di Flores dan Lembata.

Baca Juga :  Jalan Trans Utara Flores Mengenaskan

Menurutnya, rumah sakit tersebut telah menjadi tempat pengabdian, penyembuhan, dan pelayanan penuh cinta kasih dari generasi ke generasi.

“Sejarah panjang RS Lela kembali ditambahkan dengan karya besar. Kegiatan operasi gratis ini membuka pintu bagi senyum, kesehatan, dan martabat hidup yang lebih baik,” ungkapnya.

Bupati Sikka memberikan apresiasi khusus kepada tim dokter spesialis yang datang dari berbagai kota besar. Ia menyebut kedatangan mereka sebagai bentuk pengabdian luar biasa bagi masyarakat.

“Operasi yang dilakukan hingga malam selama tiga hari tentu membutuhkan tenaga dan pengorbanan besar. Namun kebaikan tidak pernah mengenal batas—karena kebaikan selalu menemukan jalannya,” tambahnya.

Kepada para keluarga pasien, Bupati mengajak untuk tetap optimis dan mempercayai tim medis yang menangani para pasien.

“Anak-anak Bapak Ibu akan tersenyum lebih lebar dan menatap masa depan dengan harapan baru. Percayalah, mereka ditangani oleh para dokter terbaik yang bangsa ini miliki,” tegasnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Maumere Siap Transformasikan Mutu Pelayanan yang Mudah, Cepat, dan Setara

Kegiatan operasi gratis ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah bersama mitra untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sikka, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan operasi rekonstruksi tetapi terbatas secara ekonomi.

Bupati Sikka menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan penuh ketulusan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Kabupaten Sikka, Very Awales, Camat Lela, Kons Saru, Kapolsek Lela, Ketua Yayasan Permata Sari Semarang Dr. Ir. Endang Sri Sarastri, SH, Song, QIA, MM, MBA.

Hadir juga Wakil General Manager, Kasmir, Direktur RS Santa Elisabeth Lela dr. Bernadina Sada Nenu, serta para dokter spesialis dari RSCM Jakarta, RS Persahabatan Jakarta, RS dr. Kariyadi Semarang, dan RS Ben Mboi Kupang. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan
Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi
Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan
Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak
Merdeka di Tanah Bergetar
Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik
Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende
Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:50 WITA

Merdeka di Tanah Bergetar

Berita Terbaru

Suasana Apel Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/8/2026) di RT 15 Kelurahan Sarotari Tengah, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT. Foto: Istimewa

Nusa Bunga

Merdeka di Tanah Bergetar

Senin, 17 Agu 2026 - 10:50 WITA