BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada Andreas Paru, Rabu (14/6/2023) bertempat di Lapangan Olahraga SDN Watutura di Kecamatan Bajawa, membuka turnamen sepak bola mini tingkat sekolah dasar.
Dalam sambutan pembukaan Turnamen Sepak Bola Mini SDN Watutura Cup I, itu Bupati Andreas menyampaikan berita gembira bagi komunitas sekolah tersebut.
Bupati Andreas mengatakan, dalam rangka menyongsong 50 tahun SDN Watutura pada Januari 2025, juga merupakan sebuah sekolah yang luar biasa karena menjadi sekolah rujukan tingkat SD di Kabupaten Ngada, maka pada Januari 2025, SDN Watutura akan memiliki sebuah gedung baru.
Hadiah di usia emas di mana akan ada bongkar total gedung lama dan dibangun gedung baru karena SDN Watutura masuk dalam usulan prioritas perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.
“Komite Sekolah tidak pusing-pusing lagi mencari dana untuk rehabilitasi sekolah ini. Semua perencanaan sudah dilakukan termasuk menilai fisik bangunan saat ini,” ungkapnya.
Terkait kegiatan Sepak Bola Mini SDN Watutura Cup I, menurut Bupati Andreas, kegiatan itu merupakan inisiatif dan inovasi brilian yang dilakukan pihak sekolah maupun komite sekolah serta komponen pendukung lainnya.
Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas apa yang dilakukan tersebut.
Bupati Andreas yang juga Ketua KONI Kabupaten Ngada ini mengungkapkan, berbicara tentang sepak bola di Kabupaten Ngada tidaklah asing.
Hal ini karena Kabupaten Ngada merupakan lumbung pemain sepak bola namun pembinaannya belum teratur. Pembinaan secara berjenjang mulai dari usia dini perlu dilakukan.
Pelaksanaan turnamen sepak bola usia dini merupakan upaya agar Kabupaten Ngada dapat menghasilkan pemain sepak bola yang profesional.
Kegiatan yang sangat penting ini dimaksudkan agar sepak bola tidak hanya sekedar menendang bola namun melalui sepak bola dapat menghasilkan sesuatu. Sepak bola sudah menjadi salah satu bisnis dan harus dimulai dari usia dini karena mudah untuk diarahkan.
Dinas Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan diharapkan perbanyak event-event yang melibatkan anak-anak tingkat SD maupun SMP untuk mendapatkan anak-anak yang benar-benar akan profesional di dunia sepak bola dari Kabupaten Ngada.
Kepada para atlet maupun wasit dimintanya juga dapat melaksanakan kegiatan dengan baik termasuk kerjasama yang harmonis antara official dan manajer serta semua komponen juga memanfaatkan momen tersebut tidak sekedar memperoleh juara namun lebih dari itu adalah menjalin kebersamaan dan persaudaraan.
Ketua Panitia Turnamen, John Kolin dalam laporannya mengatakan, peserta terdiri dari 26 sekolah, berasal dari Kecamatan Bajawa 15 sekolah, Kecamatan Golewa Barat 6 sekolah, Kecamatan Jerebuu 2 Sekolah, Kecamatan Golewa Selatan, Golewaย dan Kecamatan Soa masing-masing satu sekolah.
Menurutnya kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyongsong pesta emas SDN Watutura yang puncaknya pada tanggal 7 Januari 2025.
Selain itu kegiatan ini juga untuk menumbuhkembangkan serta mengaktualisasikan bakat serta potensi yang dimiliki siswa dalam bidang olahraga sepak bola.
Hadir pada kesempatan itu, Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngada Fabianus Pesek, Kepsek SDN Watutura Asgap Peni, sejumlah kepala sekolah dan para guru juga undangan dan masyarakat lainnya.
Pembukaan turnamen tersebut ditandai dengan pelepasan balon udara dan tendangan perdana oleh Bupati Ngada.*
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus










