Komodo Flores Segera Kembali Ke Habitat Asli di Wae Wul, Bupati Mabar Sangat Gembira - FloresPos Net

Komodo Flores Segera Kembali Ke Habitat Asli di Wae Wul, Bupati Mabar Sangat Gembira

- Jurnalis

Jumat, 16 Juni 2023 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sebanyak 6 ekor Komodo Flores dipastikan segera kembali ke habitat aslinya di Kawasan Cagar Alam (CA) Wae Wu’ul, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, dalam waktu dekat.

Keenam ekor Komodo Flores itu dibawa ke Taman Safari Bogor, Jawa Barat tahun 1998. Hal itu untuk dikembangbiakkan di sana atas permintaan pihak taman.

Udin, Kepala Resort Konservasi Labuan Bajo kepada media ini di Labuan Bajo, Kamis (15/6/ 2023), mengatakan, informasinya 6 Komodo Flores tiba di CA Wae Wu’ul pada Juli 2023. Dilepasliarkan di CA Wae Wu’ul direncanakan Agustus 2023.

“Hanya kita tidak tahu tanggal pastinya Komodo itu tiba Juli. Tanggal pelepasan ke habitat asli di Wae Wu’ul pada Agustus juga tidak tahu,” kata Udin.

Namun sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat asli, keenam Komodo dilakukan prakondisi/habituasi di Wae Wu’ul selama sebulan.

Baca Juga :  Stok Beras Bulog Mabar 800 Ton, Solissa: Cukup 3 Bulan ke Depan

Kandang dan lain-lain di Wae Wu’ul sudah siap. Penting dilakukan itu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Masih Udin, keenam Komodo Flores tersebut, yang selama ini hidup di Taman Safari Bogor, sebelum dibawa pulang ke habitat aslinya di CA Wae Wu’ul, terlebih dahulu dilakukan langkah-langkah ilmiah, uji genetik.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi

Hasilnya menerangkan bahwa satwa langkah endemik Flores itu benar asal Wae Wu’ul. Bukan asal Pulau Rinca dan Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo (TNK) Kecamatan Komodo-Mabar, atau pun dari wilayah lain di Flores, seperti Pulau Longos, Golo Mori, Nangabere, Riung Kabupaten Ngada, dan Pota Kabupaten Manggarai Timur.

“Selain di Wae Wu’ul, kalau lepas di Rinca dan lain-lain tidak cocok. Bisa rusak genetik Komodo di sana. Makanya lepas kembali di Wae Wu’ul, karena di situ habitat aslinya,” komentar Udin.

Baca Juga :  PLN Teken Kerjasama dengan Dua Mitra Strategis

Lanjut Udin, sehubungan dengan penyambutan datang kembali Komodo Flores ke habitat asli di Wae Wu’ul, pihaknya belakangan terus melakukan sosialisasi dengan  para stakeholder.

Secara terpisah Bupati Mabar Ediatasius Endi menyatakan sangat gembira dengan rencana datang kembali Komodo Flores ke habitata aslinya, di CA Wae Wu’ul yang selama ini hidup di Taman Safari Bogor.

“Kita sangat gembira Komodo Flores kembali lagi ke habitat aslinya di Wae Wu’ul. Pemerintah dan masyarakat Manggarai Barat senang sekali,” singkat Bupati Edi.

Resort Konservasi Labuan Bajo berada dibawah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT.*

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru