RUTENG, FLORESPOS.net – Proyek peningkatan konektivias jalan daerah di Kecamatan Satar Mese, Manggarai, NTT tahun ini, dibiayai dana Inpres. Total anggarannya mencapai Rp 47,8 miliar lebih.
Dihubungi wartawan, Kamis (15/6/2023), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3. Satuan Kerja Jalan Nasional wilayah Manggarai, Djibrael Tuka Rohi mengatakan, Manggarai juga mendapat kucuran dana Inpres No. 3/2023 tentang Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.
“Di Manggarai, dana pusat itu dilaksanakan di Kecamatan Satar Mese, persisnya di kawasan Iteng dan sekitarnya,” katanya.
Dikatakan, pengerjaan di lapangan dibagi dalam dua paket proyek. Total anggarannya mencapai Rp 47,8 miliar lebih.
Pelaksanaan di lapangan, demikian PPK Djibrael, belum mulai karena dua paket proyek itu sedang dalam proses tender di Kupang. Tender itu diharapkan bisa selesai tepat waktu agar kegiatan lapangan bisa dimulai.
Ditanya apakah proyek dengan nilai besar itu bisa rampung tahun ini mengingat sekarang sudah di pertengahan tahun, PPK Djibrael menjelaskan, dalam kontrak sudah pasti diatur item-item yang dikerjakan hingga akhir tahun.
Kalau tidak rampung, maka dipastikan ada mekanisme lain agar proyek terus dilanjutkan pengerjaannya hingga rampung.
Menurutnya, proyek ini ada atas usulan daerah. Karena itu, usulan, gambar, desain, dan peta dibuat oleh daerah. Tetapi, pelaksanaannya oleh Satuan Kerja Jalan Nasional.
Karena itu, lanjut PPK Djibrael, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan riilnya. Perlu dukungan-dukungan agar pelaksanaan lebih lancar nantinya.
Sebelumnya, seorang warga Iteng di Ruteng, Hiro Eman mengatakan, ini sangat luar biasa untuk masyarakat di wilayah selatan Manggarai. Infrastruktur jalan memang perlu bagus mengingat kawasan itu gudang berasnya Manggarai.
“Itu juga jalur selatan Manggarai raya dengan sejumlah destinasi wisata dunia. Apresiasi atas semua itu,” katanya. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










