BAJAWA, FLORESPOS.net-Unit Pelaksana Teknis Pusat, Balai Latihan Kerja (UPTP BLK) akan segera hadir di Kabupaten Ngada.
Setelah Bupati Ngada Andreas Paru melakukan pertemuan dalam dua kali kunjungan dan pertemuan dengan Budi Hartawan selaku Direktur Jenderal Pembinaan, Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk melobi Pemerintah Pusat menghadirkan BLK Terintegrasi di Kabupaten Ngada akhirnya berbuah Rahmat.
Tim dari Direkorat Jenderal Pembinaan, Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI resmi datang ke Kabupaten Ngada untuk melakukan peninjauan langsung lokasi yang akan dibangun UPTP BLK tersebut.
Tuti Alawiyah dan Fajar melakukan pemantauan lokasi pembangunan UPTP BLK pada lahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada Kamis dan Jumat ( 8-9/6/2023).
Tuti Alawiyah saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Ngada,Jumat (9/6/2023) mengatakan, kehadirannya bersama rekan atas perintah Dirjen Pembinaan, Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk menindaklanjuti surat Bupati Ngada terkait pembangunan Workshop berupa UPLP BLK di Kabupaten Ngada.
Sejalan dengan itu, pihaknya mengecek langsung lokasi pengalihan aset dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada kepada Kementerian Tenaga Kerja RI untuk pembangunan tersebut.
Pihaknya telah melihat langsung lokasi tersebut dan sangat strategis di mana berada di jalan utama trans Flores yang berdekatan dengan kampus Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sehingga sangat cocok untuk workshop Pertanian.
Dijelaskan, terkait administrasi akan disusun dengan perjanjian hibah daerah dan naskah perjanjian disebut berkoordinasi dengan badan keuangan daerah Kabupaten Ngada.
Pihaknya tinggal menunggu rekomendasi dari DPRD Kabupaten Ngada terkait hibah tanah milik pemerintah daerah tersebut.
“Saya sangat apresiasi kepada Bupati Ngada dan jajaran yang sangat bersemangat dan responsif akan hadirnya Workshop di Ngada,” kata Tuti.
Dirinya berjanji akan segera menyampaikan hasil positif dari kunjungannya tersebut kepada pimpinannya dan berharap proses pembangunannya dapat segera dilakukan mengingat potensi Kabupaten Ngada yang juga sangat strategis untuk kehadiran UPLP BLK.
Sementara Bupati Ngada, Andreas Paru ketika menerima kehadiran tim tersebut mengatakan, ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dirinya dan Dirjen Pembinaan, Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI pekan lalu di Jakarta.
Pertemuan keduanya membahas tentang perkembangan pengurusan dokumen yang telah diserahkan tahun lalu berkaitan dengan rencana pembangunan Workshop berupa UPLP BLK di Kabupaten Ngada.
Tim yang hadir dan mengecek lokasi di mana salah satu persyaratan agar Workshop bisa dibangun adalah Pemerintah Kabupaten Ngada menyerahkan hasil tanah ke Kementerian Tenaga Kerja RI dan semuanya akan berproses dan menjadi tanggung jawab Kementerian Tenaga Kerja RI untuk membangun gedung dan lainnya termasuk sarana pelatihan.
Kementerian Tenaga Kerja RI beserta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngada berkolaborasi menyiapkan dokumen yang diperlukan guna pembangunan workshop tersebut.
“Tentunya akan meminta persetujuan teman-teman DPRD karena aset ini harus dialihkan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja,” ungkapnya.
Bupati memberikan apresiasi kepada Kementerian Tenaga Kerja yang merespons begitu cepat tentang keinginan pemda dan hal ini sangat penting guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ngada
sebagaimana visi pembangunan Kabupaten Ngada yang ingin mewujudkan masyarakat Ngada yang unggul termasuk unggul kualitas sumber daya manusia.
SDM tidak hanya bisa diperoleh dari pendidikan formal namun keterampilan yang dimiliki sangat penting melalui kegiatan workshop.
Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Bupati Ngada Andreas Paru didampingi Donatus Meak selaku Kasubag Tata Usaha Pimpinan, Staf Ahli dan Kepegawaian Setda Ngada kepada Florespos.net di Ruang Kerja Bupati Ngada,Selasa (6/6/2023) menjelaskan bahwa Balai Latihan Kerja ( BLK ) Integritas akan dibangun di Kabupaten Ngada.
Dalam perjalanan dinasnya di Jakarta akhir Mei lalu, dijelaskan untuk memperjuangkan pembangunan BLK Terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Ngada telah melakukan langkah-langkah seperti pertemuan dengan Budi Hartawan selaku Direktur Jenderal Pembinaan, Pelatihan, Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, pada tanggal 23 April 2021 dan tanggal 20 Februari 2023 juga pertemuan pada awal Juni 2023 lalu.*
Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus










