MBAY, FLORESPOS.net – Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, mencatat hingga April 2023 sebanyak 585 warga Nagekeo digigit hewan penular rabies (GHPR).
Tinginya angka kasus gigitan anjing di Nagekeo kemudian membuat Dinas Peternakan Nagekeo yang membidangi kesehatan hewan terus didorong untuk memastikan anjing di Nagekeo terbebas dari rabies.
“Data Gigitan HPR yang kita terima dari Dinas Kesehatan per bulan April 2023 ada 585,” ujar Klementina Dawo kepada Florespos.net, Senin (5/6/2023).
Klementina menyebutkan bahwa jumlah gigitan hewan penular rabies 2023 ini telah menyebar di sejumlah kecamatan.
Rincian Kecamatan Boawae 186 orang, diikuti Kecamatan. Nangaroro sebanyak 119 orang, Danga 161 orang, Mauponggo 71 orang, Maunori 38 orang, Jawakisa 9 orang, Maukeli 1 orang. Sementara di Kaburea nihil.
Dijelaskan dari 585 gigitan HPR tersebut, semua telah ditangani puskesmas masing-masing, Var 1, 585 orang, Var II (H7) 357 orang, var III (H21) 63 orang.
Sementara Jenis Hewan Penular Rabies yakni anjing 570 ekor, Kucing 13 ekor dan monyet 2 ekor.*
Penulis:Arkadius Togo/Editor:Anton Harus










