Luar Biasa, Siswa SMPN 4 Langke Rembong, Pentas Drama Dokumenter Belasan Ritus Adat Manggarai - FloresPos Net

Luar Biasa, Siswa SMPN 4 Langke Rembong, Pentas Drama Dokumenter Belasan Ritus Adat Manggarai

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Ritus adat Manggarai ada yang masih hidup dan tetapi ada juga yang nyaris hilang ditelan arus zaman. Dalam kerangka menggali dan menghidupkan itu, para siswa kelas tiga SMPN 4 Langke Rembong mementaskan belasan ritus adat Manggarai.

Ritus adat Manggarai yang diangkat dan di-audiovisual-kan itu masuk dalam rangkaian ujian sekolah tahun pelajaran 2022/2023 di SMPN 4 Langke Rembong di Lao, khusus ujian praktik/ketrampilan semua mata pelajaran mulai diadakan, Rabu (10/5/2023).

Menurut guru pendamping Karolina Yosyue Lawi, ada beberapa tema ritual adat yang didramakan para siswa seperti berkaitan pertanian, perkawinan, dan kehidupan sosial lainnya.

“Kita semua tahu tentang adat dan budaya Manggarai. Anak-anak harus tahu dan bisa mempraktikkannya,” katanya.

Dikatakan, kali ini, sejumlah ritus adat berhasil diangkat para siswa dengan tetap dalam dampingan para guru dalam drama dokumenter, yakni ritus Lea Lose (acara adat saat membuka kebun baru), Ritus Benco Raci (acara adat sebelum memulai menanam di kebun);

Baca Juga :  Kukuhkan 1.314 Lulusan PPG, Pesan Rektor Uniflor: 'Jadilah Pendidik yang Terus Belajar'

Lalu, Ritus Wasa (acara adat pertanian ketika tanaman berumur 1-2 bulan); Ritus Oli Uma Weru (acara khusus atas kesuburan yang diberikan leluhur); Ritus Hang Latung Weru (acara adat yang menandai padi dan jagung siap panen);

Kemudian, Ritus Wuat Wai (acara khusus untuk mendoakan anak agar  berhasil dalam pendidikan ke jenjang yang tinggi); Ritus Wagal (acara yang menandai bahwa rangkaian kegiatan adat untuk anak gadis yang berkeluarga sudah selesai);

Ritus Toto Molas (acara pertunangan); Ritus Teing Hang (acara memberi makan leluhur); Ritus Rondo Roko Wina/Podo Wina Weru (acara mengantar pengantin perempuan ke rumah pengantin pria); dan, Ritus Cear Cumpe (acara khusus untuk kehadiran bayi dalam keluarga).

Baca Juga :  Vatikan Belum Ketuk Palu Tetapkan Uskup Keuskupan Labuan Bajo

Kasek Wens Resman, ritus adat Manggarai sangat banyak. Di antaranya ada tetap diupacarakan baik dalam keluarga, rumah-rumah adat, dan masyarakat. Yang lainnya ada yang nyaris hilang dan atau bahkan tenggelam.

“Kita harus gali dan angkat lagi itu. Biar anak-anak tahu adat dan budayanya sendiri,” katanya.

Sedangkan guru les agama Katolik, Sil Daud mengatakan, dramatisasi teks Kitab Suci bertujuan agar siswa memahami teks yang dipilih, bisa mengaplikasi teks menjadi teks drama.

“Dan, bisa menghayati karakter tokoh-tokoh dalam kitab suci yang diperankan dan mampu menyampaikan pesan dari teks Kitab suci itu,” ujar guru Sil yang didampingi guru Hermina Edit, dan Dorothea Nonitea Deri. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WITA

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Berita Terbaru