Menengok Revolusi Pertanian Jagung Gekeng Deran di Flores Timur ( 1 ) - FloresPos Net

Menengok Revolusi Pertanian Jagung Gekeng Deran di Flores Timur ( 1 )

- Jurnalis

Rabu, 28 Juni 2023 - 23:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEKENG DERAN, desa kecil terletak di selatan Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), belakangan ini mendadak terkenal.

Salah satu desa terpencil di kabupaten terletak di ujung timur Pulau Flores ini menjadi terkenal lantaran masyarakatnya baru saja menghasilkan sesuatu yang luar biasa—melakukan panen perdana jagung jenis hibrida di atas lahan seluas 60 hektar (Ha).

Pada panen perdana spektakuler jagung hibrida yang dikerjakan swadaya dengan ragam keterbatasan pada 16 Mei 2023 itu, dihadiri Ketua Dewan Jagung Indonesia yang juga Anggota DPD-RI, Fadel Muhamdad dan Anggota DPD-RI, Angelius Wake Kako (AWK).

Pintu masuk Desa Gekeng Deran, Kecamatan Tanjung Bunga

Sehari penuh, Sabtu 24 Juni 2023, Florespos.net mengikuti rombongan Anton Doni Dihen Learning Center (ALC) menelusuri perjalanan sejauh 37 kilometer (km) dari Larantuka, pusat Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

ALC melakukan perjalanan untuk kunjungan dalam rangkah lebih dekat dan belajar soal pertanian khusus tanam jagung yang spektakuler di desa yang dipimpin Kepala Desa (Kades) inovatif dan visioner, Fidelis Notan Tukan itu.

Baca Juga :  Berantas Rabies di Flores Timur, Warga Diminta Sukarela Vaksin Anjing

Rombongan ALC terdiri dari Pendiri ALC, Anton Doni Dihen, mantan Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur yang kini aktif membantu mengadvokasi masalah sosial kemasyarakatan, Theodorus M. Wungubelen, Pengelola Media Sosial Suara Flotim, Andreas Soge, dan seorang Pegiat Sosial Kemasyarakatan, Frans Wuring.

“ALC datang untuk melihat dari dekat dan belajar soal-soal pertanian di Desa Gekeng Deran terutama jagung,” ungkap Anton Doni Dihen dihadapan Kades dan sejumlah petani.

“Sungguh luar biasa. Modal semangat dan swadaya dengan berbagai keterbatasan, masyarakat Desa Gekeng Deran membuka lahan tidur seluas 60 ha, menanam dan memanen jagung. Ini bukan sesuatu yang mudah,” kata Anton Doni Dihen.

Tidak hanya mendengarkan pemaparan Kades Fidelis Tukan, rombongan ALC dibawah pimpinan Anton Doni Dihen berkesempatan ke lokasi lahan jagung berjarak sekitar 2,5 km dari pusat Desa Gekeng Deran.

Baca Juga :  Merajut Kebersamaan Politik Pilkada Flores Timur, Lukman-Zakarias Paun Datang Mendaftar di Partai Gerindra

Jalan tani menuju lokasi lahan 60 ha ini baru dibuka dengan modal swadaya. Jalan itu cukup ekstrim. Mendaki dan terjal. Badan jalan tanah dan bebatuan besar.

Kantor Desa Gekeng Deran, Kecamatan Tanjung Bunga

Kades Fidelis Tukan mengatakan, pengembangan dan pengelolaan potensi pertanian dalam semangat revolusi pertanian berkelanjutan berbasis budaya lokal di Desa Gekeng Deran mengacu pada salah satu visi-misi desa.

“Yakni membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi desa melalui gerakan produksi, industri dan pemasaran,” katanya.

Urgensitas atau kemendasak mencapai visi-misi tersebut, kata dia, yakni membangun ketahanan pangan lokal berbasis budaya dan berkelanjutan.

Pengembangan komoditas lokal desa yang terhubung dengan akses pasar, kesempatan kerja petani produktif, kolaborasi dan penataan ekonomi masyarakat desa.

Serta kesempatan meningkatkan kemandirian dana desa melalui Pendapatan Asli Desa (PAD).* (Berlanjut).

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Jejak Kasih Unik yang Tak Terselami (Perziarahan Panggilan Romo Romanus Tubo Ola)
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA