Tanggapi Protes Petugas Kebersihan, Bupati Djafar Tegaskan Hak Mereka Pasti Ada - FloresPos Net

Tanggapi Protes Petugas Kebersihan, Bupati Djafar Tegaskan Hak Mereka Pasti Ada

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Djafar Achmad menanggapi protes dari petugas kebersihan yang selama ini bekerja sebagai penyapu, pengangkut sampah dan pengemudi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ende.

Bupati Ende diminta tanggapanya usai menghadiri acara di TK Pembina Negeri Ende, Kamis (8/6/2023) mengatakan, polemik itu bukan soal siapa yang benar dan siapa yang salah. Karena anggaran untuk petugas kebersihan itu ada dan pemerintah baru mengalihkan ke outsourcing.

“Ini bukan lihat salah benarnya. Uang itu ada dan kita baru laksanakan outsourcing,” katanya.

Menurut Bupati, terkait pengalihan outsourcing maka petugas kebersihan yang sebelumnya kontrak di DLH harus mengikuti aturan baru.

Bupati menegaskan pemerintah tetap memperhatikan dan menyelesaikan persoalan ini. Pemerintah mengharapakan petugas kebersihan ini tetap bekerja.

“Teman-teman tenaga kontrak itu harus ikut aturan. Ada haknya di sana. Kita akan selesaikan yang penting bekerja dulu karena baru melakukan dengan sistem outsourcing,” katanya.

Bupati mengatakan saat pertemuan pada 30 Mei 2023 lalu, petugas kebersihan sudah setuju dengan outsourcing dan gajinya diakumulasikan mulai Mei 2023 sebesar Rp 1,9 atau mendekati dua juta. Namun setelah itu kembali mogok.

Baca Juga :  Puluhan Tower BTS di Ende Belum Rampung Dikerjakan, Mahfud MD Bilang Masih Diselidiki

“Saat pertemuan dengan saya, mereka sudah setuju tetapi setelah pulang kembali mogok lagi,” katanya.

Bupati mengatakan, jika tarik menarik seperti ini maka pemerintah akan mengambil sikap tegas. Pemerintah akan memberikan pilihan bagi yang mau bekerja akan melamar pihak ketiga PT Eli Viktory Jaya dan yang tidak mau maka akan dibayar tunggakan upahnya.

“Kalau tarik menarik seperti ini maka pemerintah bayar tunggakannya bagi yang mau berhenti dan bagi yang mau lanjut melamar ke outsourcing,” tegas Bupati.

Sebelumnya, petugas kebersihan melakukan aksi mogok dan demo ke DLH karena upah kerja lima bulan belum dibayar.

Petugas kebersihan juga belum melamar ke pihak ketiga PT Eli Viktory Jaya karena merasa dirugikan dengan sistem akumulasi gaji yang dipaparkan oleh DLH Ende.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan pihak ketiga membayar gaji sesuai waktu penandatanganan kontrak yaitu bulan Mei 2023. Gaji atau upah dari Januari-April akan diakumulasikan ke bulan Mei-Desember 2023.

Baca Juga :  Ini Harapan Kepala Suku Tiwe ke Pemerintah Setelah Hibahkan Tanah 7 Hektar

“Secara aturan pihak ketiga tidak bisa bayar dengan hitungan mundur maka kita akumulasikan ke bulan Mei-Desember dengan besaran gaji Rp 1,9 juta lebih, jika dihitung dari bulan Januari-Desember maka upah kalian Rp 1,3 lebih per bulan,” kata Kanis Se.

Namun berdasarkan hitungan dari akumulasi tersebut jika dibayar dengan besaran Rp 1,3 per bulan  terhitung sejak Januari-Desember maka seorang petugas kebersihan akan menerima sebesar Rp 15,6 juta dalam satu tahun bekerja.

Jika diakumulasikan akan dibayar sebesar Rp 1,9 juta perbulan dengan hitungan delapan bulan dari Mei-Desember maka seorang petugas kebersihan akan menerima sebesar Rp 15,2 juta tahun bekerja.

Dengan hitungan tersebut maka petugas kebersihan tidak terima dan mengadu ke DPRD Ende. Mereka meminta agar pemerintah melalui DLH membayar gaji selama lima bulan bekerja sebelum status mereka diahlikan menjadi tenaga outsourcing.*

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA

Nusa Bunga

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:24 WITA

Advertorial

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:21 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA