Ini Harapan Kepala Suku Tiwe ke Pemerintah Setelah Hibahkan Tanah 7 Hektar - FloresPos Net

Ini Harapan Kepala Suku Tiwe ke Pemerintah Setelah Hibahkan Tanah 7 Hektar

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Masyarakat dan kepala suku Tiwe di Desa Tiweria, Kecamatan Nangapanda telah menghibahkan tanah untuk mendukung program pemerintah.

Suku Tiwe menyerahkan tanah seluas tujuh hektar yang terletak di dusun Aekebho, Dusun Tiwe Desa Tiweria kepada pemerintah Kabupaten Ende untuk pembangunan sekolah rakyat.

Penyerahan tanah secara sukarela oleh Suku Tiwe kepada pemerintah telah dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati Ende, Jumat (8/5/2026) siang.

Usai acara penyerahan, Gregorius Ribhu, Kepala Suku Tiwe mewakili masyarakat mengatakan pihaknya menyerahkan tanah tersebut untuk pembangunan sekolah rakyat.

Dikatakannya jika sekolah rakyat dibuka disana maka akan berdampak pada pembangunan infrastruktur lain seperti jalan dan air. Selain itu ada dampak pertumbuhan ekonomi di wilayah itu.

“Kami yakin kalau ada sekolah rakyat maka ada pembangunan jalan, air bersih dan ekonomi pasti tumbuh,” kata Gregorius.

Gregorius juga menyampaikan harapan kepada pemerintah. Ia dan masyarakat suku Tiwe berharap tanah seluas 7 hektar yang dihibahkan itu untuk pembangunan sekolah rakyat bukan untuk pembangunan lain.

Ia mengatakan jika pemerintah memanfaatkan untuk pembangunan lain maka masyarakat Tiwe akan mengambil kembali tanah tersebut.

Baca Juga :  Berkat Sekretariat AWAS, Pater Viknesh Pesan Wartakan Kebenaran

“Kami serahkan untuk pembangunan sekolah rakyat maka harus untuk sekolah rakyat. Jika dimanfaatkan untuk pembangunan atau kepentingan lain maka kami ambil lagi”, tegasnya.

Diberitakan sebelumnya di media ini, Pemerintah Kabupaten Ende mendapatkan satu lokasi untuk pembangunan sekolah rakyat. Lokasi tersebut didapatkan secara gratis dari masyarakat yang menyatakan mendukung program sekolah rakyat.

Tanah tersebut sudah diserahkan kepada pemerintah dalam acara penyerahan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Ende, Jumat (8/5/2026) siang oleh kepala suku Tiwe, Gregorius Ribhu kepada Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda.

Penyerahan tanah tersebut disaksikan oleh Kepala Desa Tiweria, Vinsensius Sambi, masyarakat Tiweria yang hadir dan pimpinan OPD terkait.

Kepala Desa Tiweria, Vinsensius Sambi juga mengatakan pemerintah mendukung penuh sikap dari tokoh adat dan pemilik tanah. Dikatakannya penyerahan ini bukti dukungan terhadap pembangunan dan keinginan masyarakat akan adanya perubahan di sana.

“Ini inisiatif dan kemauan dari mereka. Kami hadir untuk menyaksikan. Kami berharap segera dibangun agar ada dampak pembangunan lain di wilayah ini”.

Bupati Ende, Yosef Badeoda menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Suku Tiwe, Nangapanda.

Baca Juga :  Polres Flores Timur Turunkan 143 Personil Pengamanan Festival Bale Nagi

“Terima kasih kepada Suku Tiwe yang sudah dengan sukarela memberikan tanahnya. Memang lahan ini yang sedang kita cari untuk sekolah rakyat”.

Bupati mengatakan sekolah rakyat yang akan dibangun di Tiwe mulai dari tingkat SD sampai SMA dilengkapi dengan asrama dan fasilitas penunjang lainnya.

“Dengan pembangunan sekolah rakyat di sana maka masyarakat sekitar merasakan dampaknya. Saya harap masyarakat dan tuan tanah di lokasi tersebut mendapatkan dampak prioritas”.

Pada kesempatan tersebut Bupati langsung memerintahkan kepada pimpinan OPD terkait untuk segera mengurus dan memproses kepengurusan sertifikat dan melaporkan ke Kementrian agar segera dilaksanakan pembangunan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Gaudensia Ilmoe mengatakan lokasi tanah tersebut telah disurvei dan memenuhi syarat sesuai dengan standar yang diminta kementerian.

“Tingkat kemiringan tanah di lokasi yang diserahkan dibawa aturan standar kemiringan yang diberikan Kementrian maka tanah yang diserahkan tersebut memenuhi syarat”.

Dihadapan Bupati Ende, Kadis Sosial juga mengatakan tugas selanjutnya dari Pemda adalah membuka jalan masuk ke lokasi agar saat pengerjaan sudah ada jalan dan memudahkan pendropingan material. Selain jalan pemerintah juga menyiapkan air bersih.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA

Nusa Bunga

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:24 WITA

Advertorial

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:21 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA