12,05 Persen Kebutuhan Pangan Kabupaten Ende Dipasok dari Luar Daerah - FloresPos Net

12,05 Persen Kebutuhan Pangan Kabupaten Ende Dipasok dari Luar Daerah

- Jurnalis

Senin, 8 Mei 2023 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kondisi ketersediaan komoditas pangan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tahun 2022 lalu sebesar 87,95 persen. Kondisi ini tentu belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga Kabupaten Ende.

Data diterima Florespos.net, dari Dinas Ketahanan Pangan pada tahun 2022 Kabupaten Ende masih mendapatkan pasokan pangan dari luar.

Pasokan pangan itu antara lain beras, kacang hijau, kacang tanah, kedelai, sorgum serta jenis pangan lainnya.

“Secara persentase pada tahun 2022 lalu  Ende masih butuh pangan dari luar. Kita masih butuh pangan sekitar 12,05 persen”.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe kepada wartawan, Jumat (6/5/2023) lalu.

Mathilda mengatakan bahwa Ende masih butuh pangan dari luar karena ada beberapa kecamatan dan desa di Ende masuk dalam kategori daerah rawan pangan baik ringan, sedang dan berat.

Berdasarkan indeks kerawanan pangan dari 21 kecamatan di Kabupaten Ende ada enam Kecamatan masuk dalam kategori rawan pangan berat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ende Minta Penertiban Pasar Dilakukan Hingga ke Kecamatan, Terutama Pasar yang Dekat Jalan

Enam kecamatan itu antara lain Kecamatan Pulau Ende, Ende Selatan, Ende Timur, Ende Tengah dan Ndona. Enam kecamatan itu masuk dalam kategori rawan pangan berat karena tidak ada lahan pertanian.

Meskipun masuk dalam kategori rawan pangan berat tetapi tidak berdampak pada pada kehidupan sehari – hari penduduknya karena masih ada akses atau lahan penghasilan lain untuk hidup.

“Wilayah ini masuk kategori rawan pangan berat karena tidak ada lahan tani. Penduduknya masih bisa makan sehari- hari karena lahan hidup atau akses lainnya masih ada. Untuk kebutuhan pangan biasanya dibeli dari wilayah lain,” katanya.

Mathilda mengatakan kecamatan yang masuk rawan pangan sedang yaitu Kecamatan Ende, Ndori. Dua kecamatan ini tidak memiliki lahan pertanian yang  luas tetapi masih memiliki perkebunan dan kelautan.

Wilayah kecamatan yang masuk dalam kategori rawan pangan ringan yaitu Kecamatan Nangapanda, Wolojita, Wolowaru dan Lio Timur.

Baca Juga :  Kades Wolotopo  Teken  Kontrak Kerja dengan Staf,  Hasilnya Langsung Dapat Tambahan Dana

Sedangkan Kecamatan Maukaro, Ndona Timur, Detusoko, Wewaria, Maurole, Detukeli, Kotabaru dan Kecamatan Kelimutu tidak masuk dalam kategori daerah rawan pangan.

Wilayah ini memiliki semua  pangan komoditi seperti padi sawah, padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, kedelai bahakan sorgum.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan mengatakan jika dipetakan dalam desa maka sebanyak 71 desa dan kelurahan di Ende masuk rawan pangan  berat, 46 desa rawan sedang, 30 desa rawan ringan dan 131 desa masuk dalam kategori tidak rawan.

Mathilda mengatakan bahwa indikator untuk menentukan wilayah tersebut rawan ringan, sedang dan berat yaitu luas lahan tanam, luas panen, produksi dan produktvitas.

Data ini diterima dari Dinas Pertanian Kabupaten Ende pada tahun 2022.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA