Desa dan Kecamatan di Ende Masuk Kategori Rawan Pangan, 6 Kecamatan Kategori Berat - FloresPos Net

Desa dan Kecamatan di Ende Masuk Kategori Rawan Pangan, 6 Kecamatan Kategori Berat

- Jurnalis

Kamis, 4 Mei 2023 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sebagian wilayah di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam kategori rawan pangan baik ringan, sedang dan berat.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Ende sebagian wilayah masuk dalam kategori rawan pangan berat karena tidak memiliki lahan pertanian atau pertanaman.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe kepada Florespos.net, di ruang kerjanya, Kamis (4/5/2023) siang mengatakan berdasarkan indeks kerawanan pangan dari 21 kecamatan di Kabupaten Ende ada 6 kecamatan masuk dalam kategori rawan pangan berat.

Enam kecamatan itu, yakni Pulau Ende, Ende Selatan, Ende Timur, Ende Tengah dan Ndona. Enam kecamatan itu masuk dalam kategori rawan pangan berat karena tidak ada lahan pertanian.

Meskipun masuk dalam kategori rawan pangan berat tetapi tidak berdampak pada pada kehidupan sehari-hari penduduknya karena masih ada akses atau lahan penghasilan lain untuk hidup.

Baca Juga :  Ajang Cetak Bibit Unggul, Bupati Sikka Cup Kembali Digelar 2026

“Wilayah ini masuk kategori rawan pangan berat karena tidak ada lahan tani. Penduduknya masih bisa makan sehari- hari karena lahan hidup atau akses lainnya masih ada. Untuk kebutuhan pangan biasanya dibeli dari wilayah lain,” kata Mathilda.

Mathilda mengatakan kecamatan yang masuk rawan pangan sedang yaitu Kecamatan Ende, Ndori. Dua kecamatan ini tidak memiliki lahan pertanian yang luas tetapi masih memiliki perkebunan dan kelautan.

Wilayah kecamatan yang masuk dalam kategori rawan pangan ringan yaitu Nangapanda, Wolojita, Wolowaru dan Lio Timur.

Sedangkan Kecamatan Maukaro, Ndona Timur, Detusoko, Wewaria, Maurole, Detukeli, Kotabaru dan Kecamatan Kelimutu tidak masuk dalam kategori rawan pangan.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Masih Beredar di Ende, Bea Cukai Akui Baru Turun ke Kios

Wilayah ini memiliki semua pangan komoditi seperti padi sawah, padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, kedelai bahakan sorgum.

Mathilda mengatakan jika dipetakan dalam desa maka sebanyak 71 desa dan kelurahan di Ende masuk rawan pangan berat, 46 desa rawan sedang, 30 desa rawan ringan dan 131 desa masuk dalam kategori tidak rawan.

Kata Mathilda, indikator untuk menentukan wilayah tersebut rawan ringan, sedang dan berat yaitu luas lahan tanam, luas panen, produksi dan produktvitas. Data tersebut diterima dari Dinas Pertanian Kabupaten Ende pada tahun 2022.*

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru