Raport ‘Merah’ Pendidikan Manggarai Timur - FloresPos Net

Raport ‘Merah’ Pendidikan Manggarai Timur

- Jurnalis

Selasa, 2 Mei 2023 - 20:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Berdasarkan data Raport Pendidikan Publik tahun 2022 menunjukan bahwa Kabupten Manggarai Timur untuk jenjang SD-SMP masih kurang untuk kategori literasi, numerasi dan kepemimpinan pembelajaran.

Hal ini mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara konsep dan penerapan visi dan misi setiap satuan pendidikan dan ketidaktepatan dalam mengimplementasikan kurikulum yang berlaku.

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengatakan itu dalam sambutan Hardiknas di Lapangan SDl Watu Paci, Selasa (2/5/2023)

Hadir pada Apel Hardiknas Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur, anggota DPRD Matim Dapil Lamba Leda Selatan, Ketua PKK Ny. Theresia Wisang Agas, Camat Lamba Leda Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Lamba Leda Selatan, para kepala sekolah dan Guru se Kecamatan Lamba Leda Selatan, utusan para siswa dari tingkat Paud, SD, SMP, SMA, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, toko umat serta masyarakat desa Lenang.

Bupati Agas mengatakan, Raport Pendidikan ini menjadi instrument untuk mengidentifikasi tantangan pendidikan di setiap satuan pendidikan dan menjadi bahan untuk refleksi, sehingga tiap satuan pendidikan bisa menyusun rencana perbaikan pendidikan secara lebih tepat dan berbasis data.

Baca Juga :  Camat Iwan, Sampah Hancurkan Budidaya Mutiara di Manggarai Barat

Semua stakeholder kiranya merefleksikan peran dan tanggungjawabnya masing-masing dengan tepat untuk meminimalisir kekurangan dan ketimpangan yang muncul dalam raport pendidikan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga hendaknya menggunakan data raport pendidikan ini sebagai indikator kinerja pemerintah daerah di bidang pendidikan.

Satuan pendidikan hendaknya melihat secara detail elemen-elemen tiap dimensi, sehingga dapat menggali kondisi capaian dan proses pemebelajaran di tempat masing-masing.

Semua stakeholder agar dapat memanfaatkan raport pendidikan untuk melakukan identifikasi masalah, refleksi dan terus melakukan pembenahan layanan pendidikan.

Data-data raport pendidikan ini akhirnya membuat pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, pendidik, dan orangtua mengerti masalah riil yang dihadapi anak-anak dalam proses pembelajaran, sehingga setiap bagian dalam system ini dapat merumuskan kebijakan-kebijakan yang lebih fokus dan terarah.

“Pertanyaan penting untuk direfleksikan bersama; sudah sejauh mana kita berjalan dengan berlandaskan kurikulum yang sesuai, dan seberapa besar kontribusi yang sudah, sedang dan akan kita buat dalam memajukan sektor pendidikan Manggarai Timur sehingga mampu mengubah nilai raport pendidikan dari yang merah atau kuning dan hijau sebagaimana dikehendaki dan keluar dari label miskin literasi”.

Baca Juga :  Desember 2023, Rumah Sakit Pratama Watu Nggong Mulai Beroperasi

Meskipun raport pendidikan Manggarai Timur “Merah” untuk berbagai kategori, kesempatan untuk kita maju ke arah yang lebih baik senantiasa terbuka asalkan kita mau belajar dan memaksimalkan semua potensi diri, satuan pendidikan, lingkungan dan alam dimanapun kita berada dengan kolaraborasi positif antar stakeholder yang terlibat.

Tercatat ada 106 guru penggerak di Kabupaten Manggarai Timur dari jenjang TK, SD dan SMP, 42 sekolah yang sudah masuk dalam Program Sekolah Penggerak dan 205 sekolah yang sudah mengimplementasikan Kurikulum merdeka.

Jumlah ini akan terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan kolaborasi dan kerja keras semua stakeholder untuk mewujudkan pendidikan di Manggarai Timur yang lebih berkualitas dan bermartabat. *

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru