9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat - FloresPos Net

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dampak gempa Flores mengakibatkan pelayanan pasien baik di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan lainnya termasuk Puskesmas harus dilaksanakan di tenda darurat yang dipasang di depan fasilitas kesehatan.

Pelayanan kesehatan di 7 kabupaten terdampak gempa Flores tersebut harus dilaksanakan di tenda akibat banyak fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan dan masih dilakukan verifikasi oleh tim BNPB apakah bangunan layak ditempati.

“Sudah 9 Puskesmas melakukan pelayanan kesehatan di dalam gedung dan 18 Puskesmas lainnya masih dilaksanakan di tenda-tenda darurat di luar gedung Puskesmas,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Gubernur Melki: NTT Mart Perkuat Ekonomi Daerah

Petrus menyebutkan, 9 Puskesmas di Kabupaten Sikka tersebut yakni Puskesmas Hewokloang, Habi Bola, Nelle, Bola, Kewapante, Wualadu, Boganatar, Kojagete dan Wolomarang.

Sementara sebanyak 18 Puskesmas lainnya masih melaksanakan pelayanan kesehatan di luar gedung karena masih menunggu rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka dan BNPB.

Baca Juga :  Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan

Meski melakukan pelayanan kesehatan di tenda-tenda pelayanan tetap prima namun pasti ada ketidaknyamanan apalagi sebentar lagi akan memasuki musim hujan.

“Kami sudah sampaikan apabila sudah ada penilaian apakah bangunan layak ditempati atau tidak maka segera disampaikan. Apabila rekomendasinya bangunan tidak bisa digunakan maka kita akan cari alternatif agar pelayanan kesehatan bisa maskimal,” ungkapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA