MAUMERE, FLORESPOS.net-Dampak gempa bumi tektonik yang melanda Pulau Flores mengakibatkan berbagai fasilitas pendidikan termasuk bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah.
Beberapa bangunan sekolah di Kabupaten Sikka pun mengalami kerusakan sedang dan berat sehingga beberapa bangunan gedung sekolah tidak bisa dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Kami ada disiapkan 8 ruangan namun 7 yang dipergunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sementara 1 ruangan untuk perpustakaan,” sebut Kepala Sekolah SMPN1 Maumere, Maria Heliana, Senin (31/8/2026).
Maria mengatakan, selain 8 ruangan yang disediakan di Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Sikka, terdapat 2 tenda yang dibangun di halaman sekolah.
Ia menyebutkan, SMPN1 Maumere bangunannya rusak dimana terdaat 30 tiang penopang yang mengalami retak sementara ruang kelas VIII D di lantai 2 atap kuda-kudanya patah.
“Tembok gedung perpustakaan juga rusak berat sehingga setelah dilakukan pengecekan oleh tim kami disarankan untuk sementara waktu tidak boleh menggunakan gedung sekolah terlebih dahulu,” ujarnya.
Maria menjelaskan, di SMPN1 Maumere terdapat 618 siswa, 46 guru dan 15 tenaga kependidikan yang semuanya akan melaksanakan kegiatan di SPNF SKB Sikka sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










