Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian - FloresPos Net

Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Trauma dan stres pada anak-anak pascabencana gempa menjadi perhatian serius jajaran Polri. Salah satu cara yang terus dilakukan untuk membantu pemulihan psikologis anak adalah melalui edukasi dan aktivitas yang menyenangkan.

Hal itu disampaikan AKP Juan Arturo Draja, Psikolog Mabes Polri saat mendampingi kegiatan trauma healing di wilayah terdampak gempa Nagekeo.

“Untuk menghilangkan stres pada anak-anak, kami selalu memberikan edukasi untuk menghilangkan stres. Salah satunya dengan cara menyanyi,” ujar AKP Juan Arturo Draja Kepada Wartawan (26/8/2026).

Baca Juga :  Hari Pertama Sosialisasi Pergub 13 Tahun 2025 di SPBU Sebagian Pengendara Tinggalkan Antrean

Menurutnya, menyanyi merupakan metode sederhana namun efektif untuk membantu anak mengekspresikan perasaan, mengurangi kecemasan, dan mengembalikan rasa ceria setelah mengalami kejadian traumatis.

Psikolog Mabes Polri ini menegaskan, anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan khusus di masa pemulihan. Karena itu kegiatan yang menghadirkan suasana hangat, aman, dan menghibur terus digalakkan di posko-posko pengungsian.

Baca Juga :  DPRD Flores Timur Berang Gegara Perbup KKD Lahir di Tengah Pelaksanaan Anggaran Sudah Lewati Semester Pertama

“Melalui nyanyian, anak-anak bisa melupakan sejenak rasa takutnya. Mereka bisa tertawa, berinteraksi, dan merasa lebih tenang,” tambahnya.

Kegiatan edukasi dan trauma healing oleh tim psikologi Mabes Polri ini dilakukan bersama Polres Nagekeo dan tim pendamping sosial, menyasar anak-anak di berbagai posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo.

Polri berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak terdampak, agar mereka dapat bangkit dari trauma dan kembali menjalani aktivitas dengan semangat. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur
Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur
Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:57 WITA

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:57 WITA