MBAY, FLORESPOS.net-Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026), memicu gelombang solidaritas dari berbagai pihak, di antaranya Fastpay, RJ2 NTT dan Yayasan Pelihara.
Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut merusak ratusan rumah dan memaksa ribuan warga mengungsi ke titik-titik aman, termasuk di Kabupaten Nagekeo.
Sebagai bagian dari respons darurat, Fastpay melalui tim dan jaringan menyalurkan bantuan konsumsi dan logistik ke 67 titik pengungsian di wilayah terdampak Nusa Tenggara Timur.
Bantuan Konsumsi dan Logistik Menjangkau 67 Titik
Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, air minum, kebutuhan pokok, dan perlengkapan logistik lain yang langsung disalurkan ke lokasi pengungsian.
“Tim kami di daerah bergerak untuk membantu menyalurkan bantuan ke titik-titik pengungsian. Berdasarkan pendataan internal, bantuan konsumsi dan logistik telah menjangkau 67 titik,” sebut Febri Royatul, Vice President Agent Acquisition Fastpay kepada Florespos.net, Rabu (19/8/2026).
“Kami berusaha agar bantuan yang dibawa dapat sampai dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambah Febri Royatul.
Fastpay memang sudah lama hadir di tengah masyarakat NTT melalui jaringan agen yang disebut “Juragan Fastpay”. Kedekatan inilah yang membuat penyaluran bantuan bisa dilakukan cepat dan tepat sasaran.
Adigdha Kholif Pradana, Direktur Bisnis Retail PT Bimasakti Multi Sinergi, mengatakan kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Kami turut prihatin atas bencana gempa yang terjadi di Flores. Di tengah situasi seperti ini, yang paling penting bukan seberapa besar kita berbicara tentang kepedulian, tetapi apa yang bisa kita lakukan bersama untuk membantu. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga selama berada di pengungsian,” ujar Adigdha.
Menurutnya, Fastpay tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan transaksi, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas.
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










