Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian - FloresPos Net

Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada Raymundus Bena memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Ia menyampaikan keprihatinan dan juga perkembangan penanganan Gempa Flores di wilayah Kabupaten  Ngada.

Apel HUT RI di gelar di Taman Kartini Bajawa, Senin (17/8/2026) berlangsung dalam suasana keprihatinan menyusul gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 dan berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Ngada.

Dalam amanatnya, Bupati Raymundus menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban dan terdampak gempa.

“Momentum peringatan kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan dan semangat gotong royong, terutama dalam menghadapi kondisi kebencanaan yang sedang terjadi,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Ngada telah melakukan langkah penanganan sejak awal terjadi gempa, dan pada 16 Agustus 2026 dengan melakukan pendropingan bantuan ke sejumlah titik terdampak. Penyaluran logistik tahap awal diprioritaskan pada tiga wilayah utama, yakni Kecamatan Riung, Riung Barat dan Aimere, sebagai wilayah yang membutuhkan penanganan awal dan dukungan kebutuhan dasar masyarakat.

Selain penyaluran bantuan, Bupati dan Wakil Bupati Ngada bersama jajaran perangkat daerah juga telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak.

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi masyarakat, fasilitas umum dan infrastruktur sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan di masing-masing wilayah.

Penanganan bencana selanjutnya terus dikoordinasikan melalui posko bencana dengan melibatkan BPBD, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan serta unsur lainnya.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan terus terpantau dan kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Paskibra Lalui Proses Ketat

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Tingkat Kabupaten Ngada Tahun 2026 sebanyak 21 orang dikukuhkan, Minggu (16/8/2026) oleh  Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Ngada, Yohanes Ghae, di Aula Rumah Jabatan Bupati Ngada.

Mereka merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Ngada yang telah melalui proses seleksi dan dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dari sejumlah SMA/ SMK di Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  Bawaslu Sikka Lakukan Evaluasi Penguatan Kelembagaan dan Uji Petik Data Pemilih

Pj. Sekda Ngada Yohanes Ghae mengatakan, pengukuhan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memastikan seluruh persiapan pelaksanaan tugas pada upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan dengan baik dan sukses.

Pengukuhan  untuk memastikan persiapan pelaksanaan pengibaran benar-benar siap dan sukses.

 

Pengibaran bendera merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada bangsa dan negara, karena melalui Sang Merah Putih kita menempatkan kehormatan bangsa di tempat yang tinggi ungkapnya.Ditegaskan tugas sebagai Paskibraka merupakan kehormatan yang tidak diberikan kepada semua orang.

Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan tanggung jawab, disiplin dan penampilan terbaik saat menjalankan tugas.

“Menjadi pengibar bendera tidak semua orang bisa. Kalian adalah putra-putri terbaik Ngada. Karena itu, buktikan kepada dunia bahwa adik-adik adalah pahlawan zaman ini,” tegasnya.*

75 Warga Binaan Rutan Bajawa Dapat Remisi

Sebanyak 75 Warga Binaan Rutan Bajawa terima Remisi 17 Agustus atau Remisi Umum yakni adalah pengurangan masa hukuman yang diberikan kepada warga binaan atau narapidana.

Setiap tanggal 17 Agustus bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dimana kebijakan ini diatur melalui Undang-Undang Pemasyarakatan dan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perilaku narapidana.

Warga Binaan yang mendapatkan remisi antara lain; 62 orang remisi umum lanjutan dan 13 orang remisi pertama.

Penyerahan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Anak Binaan di Rutan Kelas II B Bajawa.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ngada Raymundus Bena, Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, Kepala Rutan Kelas II B Bajawa, Panji Wicaksono, unsur Forkopimda, perwakilan BUMN/BUMD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngada, Ketua Bhayangkari, Ketua Dharma Wanita Kesatuan Rutan Kelas II B Bajawa, serta warga binaan Rutan Kelas II B Bajawa.

Kepala Rutan Kelas II B Bajawa, Panji Wicaksono mengatakan, pemberian remisi umum merupakan implementasi penghormatan negara terhadap hak-hak warga binaan yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pemberian remisi juga menjadi wujudnyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga :  Di Rumah Pengasingan Ende Megawati Kukuhkan dan Saksikan Kesepakatan Jaket Soekarno

“Setiap anak tetap memperoleh kesempatan untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berpesan kepada para anak binaan yang memperoleh pengurangan masa pidana agar menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk membuka lembaran kehidupan yang baru. Para penerima remisi diharapkan mampu menunjukkan perubahan positif kepada keluarga maupun masyarakat.

“Gunakan kesempatan ini menjadi lebih baik. Tunjukkan kepada keluarga dan masyarakat bahwa kalian mampu berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.

Semangat pembinaan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Bupati Ngada Raymundus Bena dalam sambutannya mengatakan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana merupakan wujudnyata dari penyerapan semangat dan implementasi kemerdekaan itu sendiri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ngada, saya menyampaikan selamat kepada seluruh warga binaan yang pada hari ini menerima remisi dan pengurangan masa binaan,” ujar Bupati.

Bupati berpesan agar kesempatan yang diberikan melalui remisi dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, para penerima remisi diharapkan mampu menunjukkan bahwa proses pembinaan selama berada di Rutan telah memberikan nilai-nilai positif.

“Satu pesan saya, ketika kembali keluar, tunjukkan kepada keluarga dan masyarakat bahwa selama berada di sini ada nilai-nilai positif yang mungkin tidak dirasakan ketika berada di luar,” pesannya.

Bupati juga mengajak para penerima remisi untuk dapat bersosialisasi dengan baik serta kembali menjadi bagian yang positif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Bersosialisasilah dengan baik dengan masyarakat di luar. Selamat merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya dan tidak lagi dibatasi oleh tembok,” katanya.

Penyerahan remisi ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan hak bagi warga binaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat perubahan, pembinaan, serta kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah keluarga dan masyarakat.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana
Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera
Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Pendakian di Pulau Padar
Rapat Cepat dengan Bupati Ngada, Kepala BNPB Sampaikan 17 Point Penting
Tim SAR Gabungan Terus Evakuasi Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung
Atasi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Gempa, Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih
Pemkab Sikka Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:08 WITA

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:56 WITA

Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:19 WITA

Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Pendakian di Pulau Padar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WITA

Rapat Cepat dengan Bupati Ngada, Kepala BNPB Sampaikan 17 Point Penting

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:59 WITA