RUTENG, FLORESPOS.net-Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT menggandeng elemen warga Manggarai Raya untuk menanam 620 anakan pohon di Desa Sano Lokom, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur dalam tiga hari terakhir.
Anakan pohon yang ditanam ini merupakan pembibitan yang dibagikan oleh BBKSDA NTT. Dukungan anakan bibit dari tempat persemaian permanen labuan bajo yang di kelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Benain Noelmina Kupang.
Upaya penanaman yang dilakukan ini untuk memaknai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-17 Tahun 2026 yang puncaknya akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.
Ada pun anak pohon yang dibagi dan ditanam itu terdiri dari mahoni 20 koker, Merbau 100 koker, Bungur 100 koker, Trembesi 50 koker, Sengon 100 koker, Gmelina 100 koker, Flamboyan 50 koker, pucuk merah 50 koker, dan jambu Kristal 20 koker.
Untuk Memaknai HKAN ke-17
Kepala Seksi Konservasi III Yohanes B. Fua, S.Hut kepada media ini menjelaskan bahwa kegiatan pembagian dan penanaman anakan pohon dilakukan dalam upaya memaknai HKAN yang ke-17 Tahun 2026 yang puncaknya digelar pada 10 Agustus.
Pembagian dan penanaman 620 anakan pohon dilakukan dalam upaya memaknai Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-17 Tahun 2026, kata Yohanes B. Fua.
Apresiasi
Elemen warga Manggarai Raya menyampaikan apresiasi atas upaya BBKSDA NTT yang membagi ratusan anakan pohon dan menggandeng elemen warga untuk menanam anakan pohon di kawasan konservasi.
Apresiasi di antaranya disampaikan Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th dan Sekretaris Eksekutif LNBM Antonius Mbukut, S.Fil, M.Th usai menerima Kasi Konservasi 3 Yohanes B. Fua, S.Hut dan Tim BBKSDA NTT di Kantor LNBM, Kamis (6/8/2026).
LNBM menyampaikan apresiasi atas terobosan BBKSDA NTT yang membagi anakan pohon dan menggandeng elemen warga untuk melakukan penanaman, kata Kanisius Teobaldus Deki.*
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










