JAKARTA, FLORESPOS.net-Ketua Bidang Perizinan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Ense DC Solapung, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persatuan, mempercepat pembangunan nasional, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam demi kemakmuran rakyat.
Menurut Ense, kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh elemen bangsa agar Indonesia mampu menjadi negara yang semakin maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat global.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus bekerja, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi demi Indonesia yang lebih maju. Sesuai motto APNI, ‘Negara Adi Daya, Masyarakat Sejahtera, Pengusaha Bahagia’,” sebut Ense, Kamis (6/8/2026).
Ense berharap cita-cita tersebut benar-benar dapat terwujud bagi rakyat, bangsa, dan negara Indonesia yang kita cintai,” ujar Ense yang juga Direktur perusahaan tambang nikel.
Dirinya menilai sektor pertambangan, khususnya komoditas nikel, memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung agenda hilirisasi nasional, pengembangan industri baterai kendaraan listrik, serta transisi energi yang tengah menjadi fokus dunia.
Karena itu, APNI terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri, memperkuat investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan penerimaan negara melalui tata kelola pertambangan yang lebih baik.
“Sejalan dengan arahan Ketua Umum APNI, Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat industri mineral kritis dunia apabila mampu membangun ekosistem pertambangan yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. Hilirisasi,” ungkapnya.
Menurut pemilik Sabda Carwash Labuan Bajo ini,kita tidak boleh berhenti pada pembangunan fasilitas pengolahan atau smelter, tetapi harus terus didorong hingga menghasilkan produk manufaktur dan produk akhir yang memiliki nilai tambah tinggi.
Dia mengatakan, Indonesia memiliki cadangan mineral yang sangat besar.
“Tantangannya adalah bagaimana kekayaan tersebut mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat melalui industrialisasi, penguasaan teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing nasional,” katanya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










