MBAY, FLORESPOS.net-Kondisi salah satu fasilitas vital milik Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo memprihatinkan. Aula Setda Nagekeo yang selama ini menjadi pusat berbagai kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik, kini kondisinya nyaris rubuh.
Pantauan media di lokasi pada Senin (13/7/2026), terlihat jelas kerusakan pada bagian plafon dan tembok bangunan. Beberapa titik plafon sudah melengkung, bolong dan terlepas. Cat dinding banyak yang terkelupas dan kusam.
Dari pantauan di dalam ruangan aula, sejumlah panel plafon tampak turun dan renggang dari rangkanya. Baut dan gantungan plafon di beberapa titik sudah karatan. Jika dibiarkan, potensi runtuh sewaktu-waktu sangat besar, terutama saat digunakan untuk kegiatan yang dihadiri banyak orang.
Tidak hanya plafon, kondisi tembok di sisi kanan dan kiri aula juga terlihat memprihatinkan. Cat tembok terkelupas, berjamur, dan retak-retak kecil mulai terlihat. Lantai keramik di beberapa sudut juga sudah pecah.
“Aula ini kan sering dipakai untuk rapat, kegiatan OPD, sampai acara dengan masyarakat. Kami khawatir kalau tiba-tiba plafon jatuh menimpa orang,” ujar salah satu ASN yang enggan namanya di media yang ditemui di lokasi, Senin 13/7/2026 lalu.
Aula Setda merupakan wajah dari pemerintah daerah. Tempat ini sering digunakan untuk kegiatan resmi, mulai dari rapat koordinasi, sosialisasi, hingga pertemuan dengan tamu dari luar daerah.
Namun kondisi fisik bangunan yang rusak dan tidak terawat memberi kesan bahwa aset penting ini kurang mendapat perhatian dari Pemda Nagekeo. Padahal perawatan rutin sangat diperlukan agar gedung tetap layak dan aman digunakan.
“Sayang sekali kalau dibiarkan. Ini aset pemerintah. Kalau tidak segera diperbaiki, nanti kerusakannya makin parah dan biaya perbaikannya jadi lebih besar,” kata Eman seorang warga yang kebetulan melintas.
Sejumlah ASN dan masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Bagian Umum dan Bagian Aset Setda segera melakukan pengecekan dan perbaikan total terhadap Aula Setda.
Perbaikan tidak hanya sebatas mengecat ulang, tetapi juga mengganti rangka plafon, memperbaiki atap yang bocor, dan mengecat ulang seluruh tembok agar kembali layak.
“Kami berharap Pemda segera turun tangan. Jangan tunggu sampai benar-benar rubuh dan ada korban baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan orang banyak,” ujar mereka.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo terkait rencana perbaikan aula tersebut.
Perlu diketahui, Aula Setda adalah salah satu ruang publik yang paling sering digunakan. Menjaga kelayakan dan keamanan gedung pemerintah adalah bagian dari wujud pelayanan kepada masyarakat dan ASN. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










