ENDE, FLORESPOS.net-Nando Watu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ende memberikan sharing dan berbagi pengalaman tentang pariwisata berbasis masyarakat untuk 29 mahasiswa National Univesity of Singapura pada kegiatan yang berlangsung di SMK Negeri 7 Moni, Kamis (2/7/2026).
Dihadapan mahasiswa NUS, siswa SMK Negeri 7, para guru dan dosen, Nando membagikan pengalaman autentik tentang Pariwisata dalam bahasa Inggris.
Ia menekankan tiga kata kunci ketika bicara tentang pariwisata berbasis masyarakat yang biasa dikenal dengan “Triple Bottom Line” atau 3P yakni, People, Planet dan Profit.
People artinya pariwisata harus mengedepankan manusia, manusia harus menjadi sentral dan subjek dari aneka pengembangan pariwisata, harus ada interaksi pengetahuan dan pengalaman antara turis dan tuan rumah. Masyarakat lokal harus menjadi pelaku utamanya.
Planet, program pariwisata harus selaras alam, tanah, terhadap lingkungan dan budaya serta mengutamakan keselarasan hubungan manusia dengan alam.
Dan ketiga adalah Profit atau memberikan dampak secara ekonomi kepada masyarakat lokal.
Dalam waktu 60 menit dia memberikan gambaran tentang pariwisata Ende dan Kelimutu, baik dari sisi budaya, alam dan manusianya.
Nando menambahkan ada tiga poin wisata utama di Ende sebagai daya tarik primer, Kota Ende dan sekitarnya yang lebih memberikan aspek historis tentang Pancasila sebagai dasar negara.
Kelimutu, kampung adat dan kehidupan masyarakat sekitarnya serta pertanian dan peternakan sebagai daya dukung utama pariwisata.
Untuk diketahui Mahasiswa National Univesity of Singapura, selama empat hari ada di Ende. Mereka mengunjungi berbagai objek wisata, live in bersama masyarakat dan belajar bersama siswa – siswi SMK Negri 7 dan warga lokal..
Mereka menanam seratus anakkan aneka jenis buah – buahan di lokasi agrowisata milik SMK Negeri 7 Moni.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










