ENDE, FLORESPOS.net-SMAK Syuradikara Ende kembali keluar sebagai juara umum pekan ekspresi antar SMA, SMAK dan MA tingkat Kabupaten Ende tahun 2026.
Juara umum tersebut diraih oleh salah satu sekolah ternama di NTT karena berhasil keluar sebagai juara pertama pada enam mata lomba yang diikuti oleh siswa- siswinya.
Hasil tersebut diumumkan oleh panitia saat penutupan pekan kreasi di Naungan Hijau Suryadikara, Selasa (5/5/2026) siang.
Lomba yang digelar panitia pada pekan kreasi tahun ini antara lain baca puisi, cipta puisi, tari Kreasi, vokal solo, jurnalistik, debat Bahasa Indonesia, debat Bahasa Inggris dan lomba 02SN.
Dengan status sebagai juara umum maka SMAK Syuradikara akan mewakili Ende ke tingkat Provinsi NTT bersama tiga sekolah lainnya yang keluar sebagai juara satu pada lomba lainnya. Tiga sekolah tersebut yaitu SMAK Frateran Ndao, SMAN 1 Ende dan SMAN 2 Ende.
Kepala SMAK Syuradikara, Br Kris Riberu SVD mengatakan bahwa juara umum tersebut diraih oleh sekolahnya empat tahun berturut- turut.
“Kami sudah juara selama tiga tahun dan piala bergilir sebelumnya sudah di sekolah. Sekarang piala bergilir yang baru kembali diraih oleh anak- anak. Ini satu kebanggaan dan kebahagiaan untuk kami”.
Kepala SMAK Syuradikara juga mengatakan juara ini diraih berkat kerja sama yang baik antara guru dan siswa.
“Ini kebanggaan dan kebahagiaan bersama. Siswa yang ikut lomba tapi ada guru yang setia mengorbankan waktu dan tenaga untuk memberikan latihan”.
Selain kolaborasi yang baik, kata Br Kris, SMAK Syuradikara selalu memberikan ruang bagi anak- anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya baik bidang akademik maupun non akademik.
” Dari lomba ini kita tahu bahwa anak- anak harus diberikan ruang untuk mengembangkan bakatnya. Syuradikara selalu memberikan ruang yang cukup maka ini hasilnya”.
Siap ke Provinsi
Status juara umum yang diraih tak membuat siswa dan guru puas. Sekolah melihat juara ini sebagai tantangan karena akan mengikuti ajang yang sama di tingkat provinsi.
Br Kris Riberu mengatakan setelah ini pihak sekolah kembali menyiapkan siswa ke tingkat provinsi.
“Saya langsung arahkan guru pendamping untuk siapkan anak- anak karena di provinsi persaingan lebih ketat”.
Dalam waktu persiapan tersebut pihak sekolah akan menerima masukan dari luar termasuk masukan dewan yuri saat lomba.
“Kami akan jadikan masukan dari dewan yuri saat lomba untuk berbenah dan memperbaiki kesalahan kemarin sebelum ke provinsi”.
Bruder Kris yang juga ketua panitia pekan kreasi 2026 tingkat Kabupaten Ende mengakui kegiatan ini hanya diikuti oleh 12 sekolah dari 22 sekolah di Ende. Dikatakannya bahwa sebagian sekolah di luar kota tidak ikut karena terkendala jarak.
“Ini catatan dan evaluasi bagi kami, kedepannya akan dilaksanakan per wilayah atau rayon sehingga sekolah lain bisa ikut”.
Penutupan pekan ekspresi siswa antar SMA, SMAK, MA dihadiri oleh Korwas Dikmen (Pendidikan Menengah) – Dinas Pendidikan NTT: Wahyuni Budiasih, Ketua MKKS SMA, SMAK dan MA Kabupaten Ende, Albinus Minggu dan para guru dari sekolah peserta dan penerbit mendukung kegiatan ini.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










