Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih - FloresPos Net

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Sinergi Pemerintah Kabupaten Nagekeo dengan pemerintah pusat kembali membuahkan hasil. Setelah mengajukan satu lokasi, Nagekeo justru mendapat alokasi tiga Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk Tahun Anggaran 2026.

Kepastian itu diperoleh usai Wakil Bupati Nagekeo bersama tim melakukan pertemuan langsung dengan jajaran KKP di Jakarta pada Kamis (23/4/2026) siang.

“Menemani Pak Wakil Bupati Nagekeo kami menghadap ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Nagekeo mengajukan satu Kampung Nelayan Merah Putih, tapi atas komunikasi dan koordinasi yang bagus diminta untuk menambah 2 lagi sehingga akan menjadi 3 Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Wilfridus Yons Ebit Waketum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Dia mengatakan walnya, Pemda Nagekeo mengusulkan satu kampung nelayan untuk masuk dalam program prioritas KKP. Namun setelah memaparkan potensi kelautan, jumlah nelayan, dan kesiapan daerah, pihak KKP justru mendorong agar Nagekeo menambah dua lokasi lagi.

Dorongan itu disambut cepat oleh Pemda. Tiga titik Kampung Nelayan Merah Putih di Nagekeo kini masuk dalam daftar penerima program dengan total anggaran mencapai Rp24 miliar, atau Rp8 miliar per lokasi.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan skema afirmatif KKP untuk membangun ekosistem perikanan tangkap dan budidaya yang terintegrasi.

Intervensinya mencakup perbaikan dermaga tambat perahu, cold storage, rumah produksi, akses permodalan, pelatihan nelayan, hingga penguatan kelembagaan koperasi nelayan.

Baca Juga :  Pelabuhan Marapokot Akan Direhab Lagi

Sementara Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Sada menegaskan capaian ini tidak lepas dari komunikasi intensif yang dibangun dengan kementerian teknis.

“Semoga sinergisitas antara Pemda dan Pemerintah Pusat tetap terjaga. Kalau daerah proaktif, pusat akan merespons,” ujarnya Gonzalo melalui telepon genggamnya pada Kamis (23/4/2026) malam.

Ia menambahkan, tiga Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir Nagekeo. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, nelayan diharapkan bisa melaut lebih aman, hasil tangkapan terjaga mutunya, dan nilai jual meningkat karena rantai dingin dan akses pasar terbantu.

“Setelah disetujui 1 KNMP (Kampung Nelayan Merah Putih) KKP minta agar Wabup Nagekeo mengajukan lagi 1 atau 2 calon KNMP yang baru. Saya menyanggupi untuk mengusulkan lagi tambahan 2 calon KNMP namun masih perlu dilakukan survey berdasarkan indikator yang diminta dan disyaratkan oleh KKP,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa Nagekeo memiliki garis pantai panjang di utara dan selatan dengan ribuan kepala keluarga menggantungkan hidup dari laut. Selama ini, keterbatasan dermaga, es, dan tempat pelelangan membuat hasil tangkapan cepat turun mutu dan harga jatuh saat panen raya.

Dengan adanya tiga Kampung Nelayan Merah Putih kata Gonzalo, masalah klasik itu diproyeksikan terurai. Nelayan akan mendapat pendampingan dari hulu ke hilir. alat tangkap ramah lingkungan, kapal yang lebih layak, gudang es, pelatihan pengolahan hasil laut, hingga akses pembiayaan lewat Koperasi Merah Putih.

Baca Juga :  100 Ton CBP untuk Antisipasi Bencana Kekeringan di Matim

“Ini bukan hanya soal bangun fisik. Ini soal membangun ekosistem. Nelayan kita harus sejahtera, bukan hanya bisa melaut,” tegas Wabup.

Gonzalo menambahkan Pemda Nagekeo menyatakan siap menyiapkan lahan, data nelayan by name by address, dan kelembagaan lokal agar program bisa langsung dieksekusi begitu DIPA KKP turun. Koordinasi dengan dinas perikanan, camat, dan kepala desa di tiga lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih akan dipercepat.

Bagian dari Guyuran Rp1,8 Triliun

Tiga Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi bagian dari total hampir Rp1,8 triliun dana pusat yang masuk ke Nagekeo TA 2026. Dari sektor kelautan saja, selain Rp24 miliar untuk kampung nelayan, Nagekeo juga mendapat Rp91,3 miliar untuk rehab Dermaga Marapokot dari Kemenhub.

Dengan tambahan tiga kampung nelayan, peta pembangunan Nagekeo 2026 makin lengkap: pendidikan lewat Sekolah Rakyat dan SMAK, kesehatan lewat MBG, infrastruktur lewat dermaga dan jalan, serta ekonomi rakyat lewat koperasi dan kampung nelayan.

“Ini bukti kalau kita jemput bola, hasilnya nyata. Dari minta satu, dikasih tiga. Tinggal kita kerja. Sinergi pusat-daerah harus terus dijaga,” tutup Wabup. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 540 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru