MBAY, FLORESPOS.net-Angin segar berembus untuk dunia pendidikan di Kabupaten Nagekeo. Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo dipastikan mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan SMA Katolik di wilayah Nagekeo.
Informasi ini mengemuka setelah Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI turun langsung meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat beberapa waktu lalu.
Hasilnya menggembirakan: progres pembangunan Sekolah Rakyat kini telah mencapai 100 persen dan siap untuk di bangun.
“Sekjen Kemensos sudah tinjau langsung. Pembangunan Sekolah Rakyat sudah hampir persen. Ini kabar gembira untuk kita semua,” ungkap sumber di lingkup Pemda Nagekeo, Rabu (22/4/2026).
Sekolah Rakyat merupakan program afirmatif pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan rampungnya pembangunan fisik, Nagekeo selangkah lebih dekat mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Kabar baik lain datang untuk pendidikan menengah. Pemda Nagekeo telah menghibahkan lahan seluas 10 hektare kepada pemerintah pusat untuk pembangunan SMA Katolik.
Proses hibah dilakukan langsung melalui Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Sada sebagai bentuk komitmen daerah mendukung perluasan akses pendidikan bermutu.
Gonzalo mengatakan bahwa lahan 10 Ha tersebut disiapkan menjadi lokasi pembangunan unit sekolah baru jenjang SMA Katolik yang dibiayai dana pusat.
Kehadiran SMA Katolik ini diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat akan sekolah menengah atas berbasis nilai, sekaligus mengurangi beban orang tua yang selama ini menyekolahkan anak ke luar daerah.
Kucuran dana pusat untuk dua lembaga pendidikan ini dinilai sebagai buah sinergi intensif antara Pemda Nagekeo dengan kementerian terkait. Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo menegaskan pendidikan menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Kita bersyukur pemerintah pusat merespons kebutuhan Nagekeo. Sekolah Rakyat sudah rampung 100 persen dan SMA Katolik akan segera dibangun di lahan 10 Ha yang sudah kita hibahkan. Ini investasi jangka panjang untuk SDM Nagekeo,” ujar Wabup, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya dengan tuntasnya Sekolah Rakyat dan dimulainya pembangunan SMA Katolik, Pemda Nagekeo menargetkan peningkatan angka partisipasi sekolah, penurunan angka putus sekolah, dan lahirnya generasi muda Nagekeo yang unggul dan berkarakter.
Dia menambahkan Pemda juga memastikan akan mengawal seluruh tahapan lanjutan, mulai dari pengisian sarana prasarana, rekrutmen tenaga pendidik, hingga penyiapan sistem pembelajaran agar begitu beroperasi, kedua sekolah ini langsung memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dampak ke Masyarakat
Hadirnya Sekolah Rakyat memberi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mendapat layanan pendidikan layak tanpa terkendala biaya.
Sementara SMA Katolik di atas lahan 10 Ha diproyeksikan menjadi pusat pendidikan unggulan baru di Nagekeo yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.
Tokoh masyarakat menyambut gembira kabar ini. “Kami sudah lama menanti sekolah yang dekat dan berkualitas. Kalau sudah ada Sekolah Rakyat dan SMA Katolik, anak-anak kami tidak perlu jauh-jauh sekolah,” kata Seravinus Mena salah satu tokoh muda yang juga politisi PDIP itu. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










