Musrenbang RKPD TA 2027 Kabupaten Ngada, Bupati Beberkan Sejumlah Program - FloresPos Net

Musrenbang RKPD TA 2027 Kabupaten Ngada, Bupati Beberkan Sejumlah Program

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang Kabupaten Ngada TA  2027.

Musrenbang Kabupaten Ngada TA 2027.

BAJAWA, FLOREPOS.net– Bupati Ngada, Raymundus Bena pimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran (TA) 2027 Kabupaten Ngada, Rabu (8/4/2026) di aula Setda Ngada.

Musrenbang TA 2027 dipadukan dengan Musyawarah Inklusif Kelompok Rentan (Musikkeren ) serta Pra Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Ngada.

Bupati Raymundus Bena dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngada masih memiliki sejumlah pekerjaan besar sebagaimana tertuang dalam RPJMD tahun 2025-2030 dalam spirit Membangun Desa Menata Kota.

Membangun Desa Menata Kota perlu memiliki komitmen yang tinggi juga kesamaan pemahaman di antara stakeholder dalam pembangunan yang sesungguhnya.

Filosofi Membangun Desa, Menata Kota sesungguhnya menekankan pembangunan harus dimulai dari Desa karena Desa sebagai basis utama, tempat pengembangan ekonomi, Budaya juga Sosial sehingga desa menjadi Mandiri, produktif dan berdaya saing.

Sementara itu Kota sebagai fungsi pelayanan di mana ada peasar, interaksi sosial ekonomi yang tentunya harus bisa menjamin sebuah kegiatan yang nyaman, rapi dan berkelanjutan.

Sinergi antara desa dan kota akan menciptakan pembangunan yang merata, inklusif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program strategis berhadapan dengan input sumber daya yang terbatas dari sisi APBD dalam menuntaskan Visi dan Misi Kabupaten Ngada dari sisi APBD Kabupaten sungguh terbatas.

Panca Cita Kabupaten Ngada yang merupakan Misi dalam RPJMD 2025 – 2030 yakni Misi 1 berkaitan dengan mendorong percepatan daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pertanian, agro industri, koperasi dan Pariwisata berbasis pedesaan yang inklusif serta berwawasan lingkungan.

Misi kedua berkaitan dengan percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif, berkarakter berdasarkan etos kerja yang tinggi.

Misi ketiga berkaitan dengan melanjutkan dan meningkatkan sarana dan prasarana wilayah pedesaan dan perkotaan.

Keempat mempercepat kemandirian kelenggaan sosial, ekonomi, politik, Budaya, keagamaan dan olahraga.

Kelima mempercepat reformasi birokrasi melalui tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan demokratis .

Dalam menetapkan program program prioritas baik pada tahun berjalan maupun 5 Tahun ke depan semua terbingkai dalam Kartu Murni Kasih.

Kata Murni Kasih sudah disepakati oleh Pemerintah dan DPRD Kabupaten Ngada.

Kemasan dalam Kartu Murni Kasih yaitu seperti Santunan Kecelakaan Kerja bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang disebut Santunan Murni Kasih juga semua hal yang berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat dikemas dalam istilah Murni Kasih.

Baca Juga :  Pleno Rekapitulasi Pemilu Serentak, 7 Kecamatan Selesai, 4 Kecamatan Logistik Masuk KPU Flores Timur

Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Ngada telah mengalokasi 21 program unggulan yang berkaitan dengan percepatan daya saing ekonomi hingga percepatan reformasi birokrasi.

Tahun 2026, penjabaran dari Misi pertama yaitu pembagian bibit untuk para petani seperti Kopi 25.500 bibit, Kelapa Genjah 5.124 anakan, Kelapa Dalam 7.000 Ha yang kalau dihitung bibitnya kurang lebih 850.000 bibit yang sedang disemai di Kecamatan Bajawa Utara.

Masih terkait misi pertama untuk Alsintan seperti Fiber, Handprayer, mesin rintis juga Mesin Ketinting telah diserahkan dan akan diserahkan untuk yang belum.

Terkait KUR Versi Daerah Rp1,6 Miliar untuk 330 UMKM dan terkait hal ini masih tertunda di Tahun 2025 sebesar Rp2 Miliar yang tidak tereksekusi akibat pendataan di tingkat bawah yang belum tuntas juga terkait indikator indikator persyaratan yang terlalu tinggi.

“Saya sudah sampaikan kepada Plt Kadis Koperasi agar pasang standar jangan terlalu tinggi,” ungkapnya.

Kalaupun masyarakat memang benar berjualan sayur, tomat  ataupun jual ubi dan lain sebagainya pasang standar jangan terlalu tinggi. Kepada Kepala Desa diingatkan jangan mempersulit masyarakat.

Untuk Misi kedua berkaitan dengan Jaminan Sosial melalui BPJS Kesehatan untuk aparat desa dan  masyarakat telah 100 persen UHC.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan untuk Aparat Desa, BPD, tenaga honorer, pekerja rentan sebanyak 2.100 orang belum termasuk Kader Posyandu, RT 1.880 semua sudah ada tindak lanjut dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ende.

Penyediaan seragam sekolah secara selektif bagi siswa dimana untuk PAUD 2.500 siswa, SD 1.000 siswa dan SMP 1.000 siswa yang mana diminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar pembagian harus lebih cepat di awal Tahun Pelajaran dan yang tertunda tahun 2025 melalui mekanisme kedewanan akan dibicarakan untuk bisa dilakukan tahun ini.

Pemberian beasiswa untuk pelajar SD dan SMP serta fasilitasi beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu juga telah dialokasikan serta akan dilanjutkan pada tahun 2026.

Baca Juga :  Sutarno Raih Mobil Hadiah Utama Undian Simpedes BRI Bajawa

Untuk Misi ketiga tahun 2026 ada pembangunan beberapa ruas jalan termasuk pembangunan sarana air bersih juga penataan kota dan penerangan kota , Festival Wolobobo dan Festival Gayain dilakukan tahun ini.

Misi keempat berkaitan dengan kegiatan kebudayaan seperti Ka Sa”o,Ka Ngadhu dan Ka Nua ,Larik dan Sagi masih tetap dilakukan di mana di tahun 2025 ada 24 kegiatan mana ada banyak nilai dan penghormatan kepada para leluhur.

Untuk misi kelima berkaitan dengan pemberian TPP bagi para miliar ASN disiapkan 38 miliar di tahun 2025 dan dan di tahun 2026 masih disiapkan 38 miliar.

Insentif untuk para ketua RT sebesar 9 miliar.

Untuk APBD Kabupaten dari tahun ke tahun mengalami penurunan namun bila dipadukan dengan program profesi dan pusat maka dana yang masuk ke Kabupaten Ngada cukup besar.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji dalam sambutannya mengatakan lewat Musrenbang dapat mengidentifikasi kebutuhan masyarakat agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan tepat sasaran dan terukur secara baik.

Musrenbang RKPD Tahun 2027 yang telah dilewati dari proses Musrenbang Desa atau Kelurahan hingga Kecamatan dimana aspirasi rakyat yang kemudian disusun menjadi sebuah rancangan yang bener-bener Riil dan berdaya guna.

Dalam konteks Musrenbang ini menurutnya pihaknya menitikberatkan pada fungsi anggaran dan pengawasan yang langsung berkaitan erat dengan rencana pembangunan.

Sebagai mitra kerja Pemerintah,DPRD wajib memastikan bahwa rencana pembangunan tersusun melalui Musrenbang sesuai dengan kepentingan dan aspirasi masyarakat serta sejalan dengan kebijakan Pemerintah.

Selain itu dirinya berharap hasil Musrenbang ini membantu DPRD dalam menyusun program berdasarkan kebutuhan daerah dan aspirasi rakyat sehingga hasil dari Musrembang dapat digunakan sebagai acuan untuk penganggaran dan belanja daerah.

Pendapatan daerah yang terdiri dari tiga kelompok masing-masing pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lain-lain serta pendapatan daerah yang sah.

Pendapatan daerah pada rancangan APBD Kabupaten Ngada tahun anggaran2026 ditargetkan sebesar Rp.880 miliar lebih.

Dua permasalahan utama pendapatan daerah menurutnya adalah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang dipangkas cukup signifikan mencapai 24,7%. Hal ini berdampak pada proses pembangunan dan pengembangan ekonomi di daerah.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:12 WITA

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:26 WITA

Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merawat Jiwa Bangsa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:47 WITA