Jalanan Licin Usai Prosesi Banyak Pengendara Motor di Larantuka Jatuh Tergelincir - FloresPos Net

Jalanan Licin Usai Prosesi Banyak Pengendara Motor di Larantuka Jatuh Tergelincir

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Puluhan pengendara motor yang melintas di jalan raya yang merupakan jalur prosesi jatuh tergelincir akibat licinnya aspal jalan.

Hampir setiap tahun usai Prosesi Jumat Agung peziarah dari luar Larantuka terutama dari Kabupaten Sikka dan Ende sejak Sabtu pagi hingga sore mulai kembali ke kampung halamannya.

“Kami tidak tahu jalannya licin karena baru pertama kali ikut prosesi di Larantuka,” sebut Hendrika seorang peziarah asal Ende, Sabtu (4/4/2026).

Hendrika mengaku terjatuh dan lecet saat naik motor bersama anaknya dan 2 teman lainnya karena jalanan licin usai prosesi.

Baca Juga :  Seratus Usaha Kecil Menengah Meriahkan Festival Bale Nagi 2025

Saat ditemui dirinya baru selesai terjatuh dan dibantu warga Kelurahan Lohayong untuk beristirahat sebentar di pinggir jalan raya.

“Kami mau pulang ke Ende setelah beristirahat sebentar usai ikut prosesi semalam.Kami tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan dan jalanan juga ditutup,” ujarnya.

Hendrika mengharapkan agar ada petugas yang mengatur pengendara sepeda motor dan diarahkan melewati jalan lain yang tidak licin agar jangan mengalami kecelekaan.

Terlihat beberapa warga sekitar berlarian ke jalan raya ketika mendengar suara benturan akibat pengendara sepeda motor yang dari arah barat Kota Larantuka terjatuh usai jalanan menurun selepas jembatan di Kelurahan Lohayong.

Baca Juga :  Miris, di Manggarai Masih Ada Siswa SMP Bermasalah dengan Baca, Tulis, dan Hitung

Seorang anak terlihat menyirami jalan raya menggunakan selang plastik agar lilin yang mencair tidak membuat jalanan terlalu licin.

Warga pun berdiri di pinggir jalan dan meminta pengendara berbelok ke arah utara melewati jalan tiga agar tidak terjatuh.

“Saya siram jalan supaya tidak licin.Biasanya usai prosesi malam harinya, kalau panas maka lilin di aspal akan mencair dan membuat jalanan sangat licin,” tutur Frem saat ditemui sedang menyiram aspal jalan raya menggunakan selang plastik. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru