Miris, di Manggarai Masih Ada Siswa SMP Bermasalah dengan Baca, Tulis, dan Hitung - FloresPos Net

Miris, di Manggarai Masih Ada Siswa SMP Bermasalah dengan Baca, Tulis, dan Hitung

- Jurnalis

Senin, 25 September 2023 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-  Keadaan  miris terjadi di dunia pendidikan di  Manggarai, NTT bahwa masih ada siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang  bermasalah dengan membaca, menulis, dan menghitung.

Ketika berbicara di hadapan para guru, siswa, dan para tokoh agama, adat, dan masyarakat usai meletakkan batu pertama pembangunan ruang kelas permanen untuk SMPN 11 Kecamatan Ruteng di Bea Kakor, Senin (25/9/2023), Bupati Manggarai, Hery Nabit secara terbuka dan transparan menyampaikan fakta pendidikan di Manggarai.

“Kita masih punya pekerjaan rumah besar untuk dunia pendidikan. Soal pada numerasi dan literasi. Konkretnya, baca, tulis, dan hitung siswa SMP belum sesuai dengan harapan,”katanya.

Faktanya, banyak siswa SMP yang belum lancar, dan bahkan tidak membaca, menulis, dan apalagi menghitung. Kalau demikian, bagaimana bisa meningkatkan ilmu dan pengetahuan selanjutnya.

Dikatakan, membaca, menulis, dan menghitung itu sebetulnya harus sudah selesai di tingkat sekolah dasar. Kalau demikian, maka ada sesuatu tidak dilaksanakan dengan baik.

Baca Juga :  Energi Listrik di Pulau Flores 80 Persen Masih Berbahan Bakar Minyak

Menurutnya, fakta ini tidak bermaksud untuk mempersalahkan siapa-siapa. Zaman ini tidak perlu mencari siapa yang salah, tetapi mencari solusi agar soal yang ada bisa diatasi dan ditangani.

Karena itu, Pemkab Manggarai memprogramkan Bupati atau camat atau kepala desa masuk sekolah. Tujuannya bukan untuk mencampuri urusan pendidikan, tetapi melihat dan mengetahui out put riil dari pengajaran di sekolah.

Apa yang terjadi itu kiranya menjadi evaluasi demi generasi masa depan daerah ini. Kemampuan dan kebisaan harus dimiliki sesuai dengan tingkatan pendidikannya

“Kita harus buka diri, termasuk dunia pendidikan. Kita lihat juga yang kurang-kurang itu. Dan, kita harus sepakat untuk tanganisecara baik dan benar,” katanya.

Ketika itu, Bupati Hery Nabit menekankan bahwa siswa tidak bisa hanya diajar untuk bisa membaca, juga dan paling penting mengerti dan memahami apa yang dibacanya.

Baca Juga :  Rektor Unika Santo Paulus Ruteng Launching Dies Natalis ke-67

Para guru, kiranya juga memperhatikan secara serius demi anak-anak yang menjadi generasi masa depan. Kalau sumber daya daerah ini rendah, maka bisa dipastikan daerah ini akan banyak diisi oleh orang-orang dari luar.

Sedangkan Kepala SMPN 11 Kecamatan Ruteng, Yasintus Ratu mengatakan, apa yang disampaikan Bupati itu ada benarnya. Sekolahnya pernah bereksperimen soal baca, tulis, dan hitung para siswanya.

“Kami temukan ada 79 siswa yang bermasah soal itu. Dari jumlah itu, ada 3 anak yang tidak kenal huruf sama sekali,” katanya.

Para siswa itu yang menjadi ekstra perhatian beberapa waktu belakangan agar masalah baca, tulis, dan hitung teratasi. Yang lebih ekstra lagi untuk yang tidak bisa baca, tulis, dan hitung sama sekali. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Posko Tanggap Darurat Pemkab Ende Mesti Aktif Up Date Data Dampak Gempa dan Penanganan ke Publik
Wapres Gibran Bermalam di Lepo Bispu, Istana Keuskupan Maumere Usai Tinjau Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa
Ikut Rombongan Wapres Gibran, Enam Mahasiswa Psikolog UI Akan Bertugas di Maumere Selama Seminggu
Wapres Gibran Meninjau Dua Gereja Terdampak Gempa Flores di Maumere
Peduli Korban Gempa, Setelah Aksi Donor Darah Partai Golkar Keliling Bagi Barang Kebutuhan Pokok
PAD Perubahan Manggarai Barat 2026 Dirancang Naik Rp23 Miliar
Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran
Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:16 WITA

Posko Tanggap Darurat Pemkab Ende Mesti Aktif Up Date Data Dampak Gempa dan Penanganan ke Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:32 WITA

Wapres Gibran Bermalam di Lepo Bispu, Istana Keuskupan Maumere Usai Tinjau Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Ikut Rombongan Wapres Gibran, Enam Mahasiswa Psikolog UI Akan Bertugas di Maumere Selama Seminggu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:36 WITA

Wapres Gibran Meninjau Dua Gereja Terdampak Gempa Flores di Maumere

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WITA

Peduli Korban Gempa, Setelah Aksi Donor Darah Partai Golkar Keliling Bagi Barang Kebutuhan Pokok

Berita Terbaru