ENDE, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Demokrat, Mikael Tani Badeoda menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Rabu (4/3/2026) malam.
Kegiatan reses ini berlangsung di RT 007, RW 03 yang dihadiri oleh warga di wilayah tersebut.
Warga menyampaikan berbagai aspirasi seperti pembangunan jalan dan pelayanan air minum serta memberikan tanggapan terkait kebijakan pemerintah memasang tapping box untuk penerapan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau pajak restoran dari rumah makan di Ende.
Warga menyatakan mendukung kebijakan atau terobosan yang tengah dilakukan oleh pemerintah daerah saat ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah melalui wakilnya.
Santos, warga RT 007 Kelurahan Kelimutu mengatakan, mendukung program ini untuk meningkatkan pendapatan daerah di tengah efisiensi anggaran namun harus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai subjek pajak.
“Kita baru tau itu saat ada ribut di media sosial terkait pemasangan tapping box dan ada rumah makan yang menolak. Terobosan ini kita dukung tapi harus disosialisasikan karena yang bayar pajak itu kita yang datang makan di warung,” katanya.
Dikatakannya, pemerintah harus melakukan sosialisasi hingga masyarakat tingkat bawah agar masyarakat tidak kaget dan berbenturan dengan pemilik warung.
“Saya melihat ini harus disosialisasikan dengan baik agar tidak ada yang protes dan ribut saat penerapan pajak dilakukan secara maksimal. Harus sosialisasi dengan baik soal aturan ini karena pajak itu dari masyarakat dan nanti akan kembali ke masyarakat juga,” kata Santos.
Beberapa warga yang memuji terobosan yang dilakukan oleh Bupati Ende dalam hal penertiban pasar.
Dikatakan warga, saat ini Pasar Mbongawani dan Pasar Wolowona terlihat rapi. Warga mengharapkan kondisi ini dipertahankan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung atau pembeli dengan pedagang.
Warga juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan air bersih dari Perumda Tirta Kelimutu Ende. Pelayanan air di wilayah ini belum maksimal.
“Kami belum dapat air PDAM dengan baik. Kadang mengalir dengan jadwal tidak jelas. Kami harap bapak Mikel Badeoda bisa menyampaikan aspirasi ini,” kata warga.
Ketua RT 007, Kelurahan Kelimutu, Anus G, menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD Ende Mikael Badeoda yang sudah datang menyerap aspirasi masyarakat di wilayahnya.
“Apa yang disampaikan oleh masyarakat adalah kondisi yang dirasakan. Terima kasih bapak Mikel sudah datang di wilayah kami,” katanya.
Anggota DPRD Ende, Mikael Badeoda pada kesempatan itu menyampaikan kondisi anggaran atau fiskal daerah.
Ia mengatakan saat ini transfer anggaran dari pemerintah pusat menurun dari tahun anggaran sebelumnya. Dengan demikian pemerintah daerah harus berpikir keras menutupi kekurangan dan mencari anggaran untuk pembayaran gaji PPPK yang kini dibebankan ke daerah.
“Anggaran dari pusat turun dan sekarang kita sedang efisiensi. Misalnya kegiatan reses DPRD, dulu reses lima titik sekarang hanya dua titik saja”.
Terkait dengan kondisi anggaran tersebut, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Ende ini mengharapkan agar masyarakat mendukung program dan kebijakan strategis pemerintah daerah untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Semua daerah mengeluh soal ini karena kita masih harap transfer dana dari pusat. Sekarang yang harus dilakukan untuk menutupi defisit ini adalah dengan cara mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah”.
Terkait dengan aspirasi masyarakat tentang sosialisasi PBJT yang belum maksimal, kata Mikel, akan menyampaikan kepada pemerintah agar sosialisasi bisa dilakukan hingga ke tingkat kelurahan.
“Saya akan sampaikan hal ini kepada pemerintah saat paripurna atau dalam kegiatan lainnya. Ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat”.
Mikael juga berjanji menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pelayanan air bersih dari PDAM ke wilayah tersebut. Dikatakannya air adalah kebutuhan vital maka harus diprioritaskan.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










